Tingkatkan Kunjungan, Museum Negeri Sumut Gelar Lomba Lukis

- Jumat, 11 Desember 2015 10:23 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/12/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Untuk meningkatkan kunjungan, Museum Negeri Sumut gelar lomba melukis tingkat anak, mulai dari TK, SD, SMP dan SMA. Untuk kategori SD, Zaman Sinambela (SD Antonius 6) meraih juara I, juara II, M Nauval Henri (SD Muhammadiyah 02) dan juara III, Jihan Raisya Indra (SDN 060843). Kategori untuk TK juara I, diraih Rai Hanah Muntaza Srg (TK AL-Fuqron), juara II, Asmi (TK Aisiyah) dan juara III, Faisal Fadilah. Demikian disampaikan Kepala Museum Negeri Sumut Dra Hj Sri Hartini MSi didampingi fungsional Museum Negeri Sumut Martina Silaban SH, Selasa (8/ 12) di sela-sela penyerahan penghargaan kepada para juara di Museum Negeri Sumut Jalan Gedung Arca Medan. Sedangkan untuk kategori SMP, lanjutnya, pemenang juara I diraih Nabila Zwe (SMPN 7 Medan), juara II, Azka Rayyani (SMPN 7 Medan) dan juara III Gebrina Riski (SMPN 7 Medan). Kemudian kategori SMA, juara I diraih Larasati (SMA Raksana), juara II, Afifa Putri Eryani (SMA An-Nizam), dan juara III, Mariati (SMA Kalam Kudus). "Acara ini sudah berlangsung tiga hari. Kegiatan lomba melukis ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun," kata dia. Dia mengatakan, tujuan lomba melukis ini bagaimana dari sekarang anak-anak itu mau berkunjung setiap waktu ke Museum Negeri Sumut. Terutama dari kalangan pelajar, mulai dari TK, SD, SMP maupun SMA. "Disamping itu, mereka dapat mengenali dan melihat-lihat warisan budaya di Museum ini. Juga untuk meningkatkan kreatifitas dengan mengembangkan bakat dan minatnya dalam melukis," katanya. Dia mengatakan, tentu saja yang dilukis para peserta dalam lomba melukis kali ini, apa yang dilihatnya di Museum Negeri Sumut itu. "Bisa dari bangunannya dan koleksinya, juga bendabenda prasejarah yang bisa menginspirasi para anak-anak dalam melukis. Ini juga suatu cara untuk mencintai warisan budaya kita," ujarnya. Sedangkan untuk peserta dari TK, lanjutnya, pola gambarnya sudah diberikan. Sedangkan untuk peserta dari SD, SMP, dan SMA, mereka melihat-lihat dulu lalu kemudian mengaplikasikannya dalam lukisannya. Dia mengatakan, sejak lomba digelar anak-anak sekolah di Medan semakin banyak mengunjungi museum Negeri Sumut. "Sebab saat mereka berkunjung ke Museum ini, kita tanamkan kepada mereka bagaimana mencintai dan mengenali warisan budaya. Di museum ini juga kita ajari mereka tatatertib. Mulai dari masuk hingga selama di dalam museum mereka harus menjada ketertiban, terutama kebersihan, dan ini adalah budi pengerti," katanya. Dengan menjaga ketertiban dan kebersihan, kata dia, anakanak pelajar sudah ikut menjaga warisan budaya. "Makanya, selain mengadakan lomba melukis dan lomba lainnya, kita juga mengundang sekolah-sekolah berkunjung ke Museum ini secara bergiliran. Bahkan pada 15 Desember 2015 mendatang, kita juga akan menggelar lomba dongeng/ seni tutur yang diperuntukan bagi guru, TK/RA/PAUD/Umum," ujarnya mengakhiri. (A14/ r)


Tag:

Berita Terkait

Medan Sekitarnya

Rico Waas Tekankan Sinergi Tripartit untuk Perkuat Iklim Investasi dan Lapangan Kerja

Medan Sekitarnya

63 dari 100 Perkara di Palas Kasus Narkotika, Kejari: Dipicu Faktor Ekonomi

Medan Sekitarnya

Haris Muda Siregar Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI Medan 2026–2030

Medan Sekitarnya

Warga Desa Harenoro dan Sisarahililaza Sambut Baik Proyek Listrik Desa, Berikan Lahan dan Tenaga Gratis

Medan Sekitarnya

Boydo Panjaitan Bantah Aksi Tolak SE Wali Kota Bawa Simbol Agama

Medan Sekitarnya

MPKW Sumut-Aceh Gelar Perayaan Paskah 11 April 2026, Perkuat Kebangkitan Pendidikan Kristen