Medan (SIB) -PSMS Medan akan menghadapi ujian kedua dalam lanjutan Liga 2. Usai menang dari 757 Kepri FC, kini tim besutan Mahruzar Nasution itu kedatangan tamu tak asing yakni Pro Duta FC di Stadion Teladan, Minggu (30/4) Pukul 16.00 WIB.Pro Duta sejatinya adalah rival PSMS karena pertemuan kedua tim sebelumnya bertajuk derby Medan. Berpindahnya home base Pro Duta ke Jakarta Barat, menjadikan tim bermaterikan anak-anak Medan itu ibarat pulang kampung.Meski demikian, PSMS tengah dalam kepercayaan diri tinggi. Artinya siapa pun lawan, akan dihadapi dengan target meraih angka penuh. "Ya pastinya ujian berat, mereka layak jadi ancaman karena Pro Duta diisi anak Medan juga. Persiapan mereka memang singkat, tapi tidak jadi alasan bagi kami untuk meremehkan mereka," kata Mahruzar."Tapi ini kan kandang kami, jadi wajib menang. Sebenarnya mau di kandang maupun tandang kita wajib menunjukkan performa yang sama. Karakter itu yang mau saya bangun di PSMS ini," sambungnya.Persiapan timnya, lanjut Mahruzar, memaksimal setiap serangan untuk mencetak gol. Hal tersebut pun disadarinya mendapat dukungan dengan kembalinya Dimas Drajad dari pelatnas. Dimas kemungkinan akan didukung Suhandi sebagai second striker. "Di sektor sayap mungkin ada perubahan sedikit. Kami akan lihat kondisi terakhir pemain dengan kesiapannya," katanya.Pertarungan lini tengah bakal ketat. Kapten PSMS, Legimin Raharjo dan tandemnya Fredyan Wahyu akan menghadapi duel dengan kapten Pro Duta, Donny Fernando Siregar dan Aidun Sastra.Sementara lini belakang PSMS juga terancam tanpa Hardiantono yang pada sesi latihan kemarin masih berlatih terpisah dari rekan-rekannya. Tentu menjadi tugas Budi Argo dan Andes sebagai pengganti untuk menghadang kecepatan Fiwi Dwipan, eks striker PSMS.Di sisi lain, Pro Duta datang dengan anak-anak Medan yang juga eks PSMS. Mulai dari tim pelatih, seperti Ansyari Lubis dan Sugihar, serta para pemain yakni Donny Fernando Siregar, Aidun Sastra, Rommy Agustiawan, Hamzaly, Fiwi Dwipan, Oki Rengga, Andi Prayoga dan lainnya.Ansyari sendiri mengakui buta kekuatan PSMS. Dia hanya mau fokus ke persiapan tim dengan meningkatkan mental pemain serta organisir serangan. Dia sudah menyiapkan strategi jitu untuk timnya."Persiapan memang minim, tapi akan bermain maksimal. Persiapan mungkin lebih ke mental serta organisasi permainan saja. Kami akan berusaha demi meraih poin. Targetnya tim bisa main bagus saja, mungkin itu sudah bonus," ucapnya.Ansyari berharap timnya bisa lebih cepat padu. Saat duel lawan PSBL Langsa di laga perdana, timnya masih kurang berkonsentrasi dan fokus. "Kita kehilangan fokus di awal laga. Tapi kita harapkan anak-anak lebih berkonsentrasi lagi pada laga nanti," tutupnya. (R21/d)