Indonesia Wajib Tampil Lebih Konsisten Hadapi Filipina

- Rabu, 21 November 2018 14:24 WIB

Jakarta (SIB) -Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, telah melakukan evaluasi usai kalah dari Thailand. Bima menyoroti permainan timnya yang dianggap tidak konsisten.

Kans Indonesia lolos ke babak semifinal mengecil, setelah menelan kekalahan dari Thailand 2-4 di Stadion Rajamangala, Bangkok Thailand pada 17 November. Skuat Merah Putih sempat menunjukkan permainan yang rapi di babak pertama dan bahkan mencetak gol lebih dulu lewat gol Zulfiandi.

Namun di babak kedua, permainan Indonesia tidak maksimal sehingga mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Thailand dengan membuat empat gol. Indonesia membuat gol hiburan melalui Fachruddin di menit-menit akhir.

Kekalahan tersebut membuat posisi Indonesia melorot ke peringkat keempat dengan tiga poin di Grup B Piala AFF 2018, tersalip oleh Filipina dan Singapura yang berada di posisi kedua dan tiga. Sementara Thailand mantap berada di puncak.

Bima mengaku sudah melakukan evaluasi dari kekalahan Thailand. Konsistensi permainan timnya menjadi sorotan yang harus diperbaiki.

Bima berharap di laga terakhir melawan Filipina pada 25 November, Hansamu Yama dkk bermain lebih baik. Meski peluang lolos tipis dan juga menunggu hasil pertandingan tim lain, Indonesia tetap akan bermain maksimal.

"Ada banyak hal yang harus dievaluasi, banyak sekali masalah konsisten. Sebelum preskon ketemu pelatih Thailand, dia bilang Indonesia mainnya luar biasa babak pertama, kenapa tidak konsisten," katanya.

"Jadi itu koreksi tim pelatih semoga lawan Filipina nothing to lose saja yang penting menangkan pertandingan menutup laga di fase grup ini," dia menambahkan.

-Beto Waspadai Pemain Naturalisasi Filipina

Striker Indonesia, Alberto Goncalves, mengakui Filipina tak mudah ditaklukkan karena mempunyai kualitas pemain yang mumpuni.

"Saya kurang tahu dengan materi pemain Filipina saat ini. Namun, saya tahu mereka banyak pemain naturalisasi. Kami juga sudah lihat mereka sewaktu melakukan uji coba," kata Beto.

"Saya akui Filipina memang mereka punya banyak pemain naturalisasi dan punya kualitas. Jadi kami harus waspadai mereka juga, agar Timnas Indonesia meraih kemenangan," kata pemain 37 tahun itu. (Detiksport/d)


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Wujud Nyata Jamin Kesehatan Masyarakat, Bupati Batubara Terima Penghargaan UHC Pratama

Olahraga

UNITA Raih Anugerah SPMI 2025 dari LLDIKTI Wilayah I Sumut

Olahraga

Dana BOS Rp870 Juta di SMPN 1 Idanogawo Disorot, Aktivis Minta Kejari Telusuri

Olahraga

IAGI Dorong Geosains Jadi Dasar Kebijakan Mitigasi dan Pembangunan

Olahraga

Brimob Polda Sumut Bersihkan Rumah Warga dan Perbaiki Sumur Masjid di Batang Toru

Olahraga

Pabrik Sandal di Medan Deli Dilalap Api, Penyebab Masih Diselidiki