Rantauprapat (SIB)
Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunte, Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso dan Kapolres AKBP Agus Darojat membuka open turnamen tinju kelas amatir se-Sumatera Utara, Kamis (13/2) malam, di GOR Rantauprapat. Turnamen yang memperebutkan piala bupati ini untuk membangkitkan semangat olahraga generasi muda.
Turnamen ini digelar Pengcab Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Labuhanbatu bekerjasama dengan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), sejak Kamis hingga Minggu (13-15/2) di GOR Jalan WR Supratman Rantauprapat.
Bupati Andi Suhaimi pada kesempatan itu menyambut hangat kedatangan atlet-atlet tinjau dan pelatih dari berbagai daerah di Sumut di bumi Ika Bina En Pabolo Labuhanbatu para atlit dan pelatih.
"Hari ini kita ukir kembali sejarah dunia tinju Labuhanbatu, karena sudah lima tahun olahraga tinju ini beku atau vacum hingga kita kecolongan. Yang mana, ada salah satu atlit yang berbakat, bertarung di kancah Seagames, tapi sayang tidak mewakili Sumatera Utara. Beliau bertarung membawa nama Jawa Barat dan memperoleh medali perunggu," sebut Andi.
"Hal itu disebabkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap para atlet. Tapi mulai saat ini, saya tidak mau kehilangan atlet Labuhanbatu berbakat. Saya ingin mengukir kembali sejarah yang telah senyap sejak lama," ujarnya.
Dia berjanji akan menggalakkan olahraga di Labuhanbatu. Sebab dengan olahraga, dapat menghindarkan generasi muda dari pergaulan negatif, seperti pengaruh narkoba dan lain-lain. Ia yakin dengan sibuknya orang berolahraga akan mampu mengurangi tindakan negatif.
Panitia pelaksana, Jhoni Ramsi Simangunsong menyebut kejuaraan tinju tingkat Sumatera Utara ini untuk mencari atlet bayangan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua.
Ketua KONI Labuhanbatu, Ferry Wijaya Saragih menyebut, bicara tinju, Labuhanbatu salahsatu daerah yang disegani, baik di tingkat provinsi hingga nasional.
"Kejuaraan ini digelar bukan sekedar untuk memperebutkan piala bupati, namun salahsatu tangga mencari bibit-bibit atlet tinju berbakat dan berprestasi untuk mengikuti PON di Papua,†katanya.
Menurutnya, kerjasama antara pengurus Pertina dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mendapatkan atlet tinju berbakat dan berprestasi yang akan membawa nama baik Labuhanbatu ke kancah nasional dan internasional.
Dandim Letkol Inf Santoso juga turut memotivasi para atlet dan mengajak agar bertanding sportif, mampu menunjukkan kemampuan dan skil terbaik hingga menjadi atlet. (BR6/d)