Jakarta (SIB)
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan membantah kabar pencoretan Indra Sjafri dari posisi asisten pelatih Timnas Indonesia. Pelatih asal Sumatera Barat itu justru rangkap jabatan sebagai pendamping Direktur Teknik PSSI.
Iwan Bule, sapaan akrab Iriawan, memastikan Indra Sjafri tetap menjabat asisten pelatih Timnas Indonesia. Namun, ia mendapat tugas tambahan sebagai pendamping Direktur Teknik PSSI, Danurwindo.
Danurwindo diungkapkan Iwan Bule butuh pendamping untuk menjalankan tugas karena faktor usia. Saat ini mantan pelatih PSSI Primavera itu sudah berusia 72 tahun.
"Belum lepas (dari asisten), tapi rapat exco, coach Indra kami tarik ke Direktur Teknik bersama Danurwindo. Karena dia [Danurwindo] cukup kewalahan. Usianya sudah 72 [tahun], sehingga mobilitasnya sudah berkurang," ujar Iwan Bule dalam acara peresmian host broadcasting Liga 1 2020 di Gondangdia, Jakarta, Senin (17/2).
"Maka itu kemarin saat ada assessment Luis Milla dan Shin Tae Yong, coach Danur tidak bisa ikut ke Malaysia."
Kabar Indra Sjafri dicoret dari posisi asisten pelatih tim Merah Putih pertama kali mencuat usai latihan perdana di Stadion Madya, Senayan, Jumat (14/2) lalu. Mantan pelatih Bali United itu tidak tampak dalam sesi latihan, sementara dua asisten pelatih lokal Nova Arianto dan Sahari Gultom tampak mendampingi Shin Tae Yong.
Indra Sjafri pun tidak hadir sampai hari ketiga pemusatan latihan Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2020. Terkait hal ini, Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Somantri mengungkapkan Indra sedang mendapatkan tugas khusus dari PSSI.
"Dia statusnya masih pelatih, tidak dicoret. Tugas dia bergantian dengan Shin Tae Yong untuk seleksi lagi pemain di Piala Gubernur Jatim. Karena standar Shin Tae Yong ini kan cukup tinggi, khususnya dari segi kualitas fisik," ucap Cucu. (Detiksport/q)