Medan (harianSIB.com)Legenda sepak bola Indonesia,
Ansyari Lubis punya jagoan pada final Liga Champions 2023/2024 antara Borussia Dortmund melawan Real Madrid. Final tersebut akan digelar di Stadion Wembley pada Minggu dini hari (2/6/2024) pukul 02.00 WIB.
Ansyari Lubis yang kini menjabat asisten pelatih di PSS Sleman melihat, Dormund akan menjadi "kuda hitam" pada laga final nanti. Meski tak banyak yang mengunggulkannya, Dortmund punya peluang membalikkan prediksi orang banyak.
"Dortmund ini punya motivasi yang tinggi untuk bisa mengalahkan Madrid. Ini jadi kesempatan Dortmund untuk bisa kembali mendapatkan gelar Liga Champions," kata Ansyari Lubis ketika dihubungi, Sabtu (1/62024).
Uwak - sapaan akrab Asnyari - lebih tertarik melihat Dortmund karena bermain secara tim yang kuat. Selain itu, perjalanan Dortmund musim ini di Liga Champions diakui tak bisa dianggap sepele.
"Dortmund bisa main tanpa bebas, Madrid tidak," sambungnya.
Faktor lainnya, eks pelatih PSMS ini mengaku kagum dengan penampilan dua andalan Dortmund, yakni Marco Reus dan Jadon Sancho. Reus merupakan legenda tim yang punya jiwa kepemimpinan, sedangkan Sancho sudah menemukan permainan terbaiknya.
"Ada Sancho, ada Reus juga. Sancho ini meski dipinjam dari MU, tapi dia bisa dan akan membuktikan dia layak berada di final," kata mantan pemain termahal Liga Indonesia ini saat direkrut Pelita Jaya pada musim 1993.
Meski menjagokan Dortmund, Uwak tetap mengakui Madrid merupakan tim raksasa yang sulit dikalahkan. Apalagi Madrid menjadi tim pengoleksi gelar terbanyak Liga Champions sebanyak 14 kali.
Dormund yang baru mengoleksi 1 gelar Liga Champions ini, kata Uwak, harus kerja keras tak boleh lengah sedikitpun di final. Peluang meraih juara tetap ada untuk Dortmund.
"Saya tetap Dortmund. Prediksi skor 2-1 untuk Dortmund," tutup Uwak. (*)