Tapteng (harianSIB.com)
Belum lama ini, penulis bersama rekan jurnalis berkesempatan mewawancarai Masinton Pasaribu tentang rehabilitasi pasca bencana di ruangan kerjanya, Kantor Bupati Tapanuli Tengah, Jalan Dr FL Tobing, Pandan, Rabu (7/1/2025).
Daerah itu dilanda bencana banjir dan longsor, 25 November 2025, yang daya rusaknya belum pernah terjadi sebelumnya.
Terdapat belasan ribu orang mengungsi, 131 korban meninggal, 31 hilang belum ditemukan, desa – desa terisolir, ratusan rumah hilang tidak bersisa, ratusan rusak berat, rusak sedang dan ringan tertimbun longsor dan banjir.
Ribuan hektar persawahan dan perkebunan luluh lantak, kerusakan infrastruktur publik seperti jalan, sekolah dan lainnya.
Baca Juga: Update Terkini, Jalan Nasional Sibolga - Tarutung Dapat Dilalui Kenderaan Kehadiran penulis disambut antusias Masinton, meski dengan mimik capek dan kusam di wajahnya yang baru saja pulang kunjungan dari lokasi bencana terparah, di Kecamatan Tukka.
Ya, Masinton hampir tidak pernah melihat terang bila tidak bertemu dengan warga, bercengkerama, dan mendengar keluh kesah mereka secara langsung, bukan menunggu laporan dari bawahan.
Halaman :
Warning: Undefined variable $max_pages in
/home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line
259
Warning: Undefined variable $max_pages in
/home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line
259
Editor
: Wilfred Manullang