Jembatan Menegangkan di Kalimantan

- Minggu, 15 Mei 2016 15:44 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir052016/hariansib_Jembatan-Menegangkan-di-Kalimantan.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Kutai Kartanegara (SIB)- Berada di ketinggian 30 meter dan membentang 64 meter melintasi pepohonan. Inilah Canopy Bridge, jembatan yang menegangkan di Bukit Bangkirai, Kalimantan Timur.Beberapa pekan lalu, detikTravel mampir ke Wisata Alam Bukit Bangkirai yang dikelola oleh PT Inhutani I. Lokasinya berada di Jalan Raya Soekarno-Hatta Km 38, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, Kaltim. Dari Kota Balikpapan, jarak ke sana cuma 58 km saja.Bukit Bangkirai merupakan kawasan yang alami. Terdapat berbagai jenis fasilitas dan aktivitas wisata di sana, seperti penginapan dan restoran, wahana outbound dan jalur trekking. Satu yang spesial dan diincar wisatawan adalah Canopy Bridge.Canopy Bridge adalah jembatan kanopi yang terbuat dari kayu. Dari pintu masuk Bukit Bangkirai, traveler harus trekking dulu sekitar 15-20 menit. Plang besar bertuliskan Canopy Bridge akan menyambut kita dan terlihat jelas jembatannya. Menjulang tinggi ke atas dan membentang panjang!Jembatan kanopinya, ada di ketinggian 30 meter dan panjangnya mencapai 64 meter. Melihat dari bawah, rasanya hanya bisa mengernyitkan dahi. Jembatan ini memang tinggi sekali.Jembatan itu juga dikenal dengan nama Jembatan Tajuk. Sejarahnya, PT Inhutani I membuat jembatan ini pada Februari 1998. Total pembuatannya selama 1 bulan, yang dikerjakan oleh para kontraktor sebanyak 6 orang dari Amerika yang tergabung dalam Canopy Contraction Asociated.Sebelum naik tangga ke atas jembatannya, ada beberapa hal yang harus ditaati traveler. Seperti, maksimal 8 orang yang naik ke atas jembatannya, hanya dua orang saja yang boleh melintasi jembatan dalam satu waktu dan berjarak 5 meter dan dilarang berlari. Merokok pun dilarang!Jembatan kanopi akan tutup pada malam hari, saat angin kencang melebihi kecepatan 30 mil/jam dan hujan. Para petugas dari Wisata Alam Bukit Bangkirai, berjaga sepanjang hari untuk menjaga dan mengingatkan traveler mengenai peraturan-peraturan tersebut.Sekarang, mari saatnya menapakkan kaki di Jembatan Tajuk. Pertama, kita harus menaiki puluhan anak tangga ke atas pohon. Anak tangganya melingkar-lingkar dan cukup menguras tenaga. Kemudian saat tiba di bagian platform, jembatan kayu yang membentang panjang terlihat jelas.Layangkan pandangan ke kiri dan ke kanan, kita berada lebih tinggi dibanding pepohonan. Oh iya, jembatan ini sendiri melintasi 5 pohon. Jadi, kita akan berjalan dari satu pohon ke pohon lain.Saat melangkahkan kaki, bagi yang takut ketinggian disarankan untuk tidak melihat ke bawah. Tingginya yang 30 meter, mampu membuat orang-orang yang ada di bawah terlihat seperti semut. Tinggi sekali! (detikTravel/y)


Tag:

Berita Terkait

Pariwisata

Penanganan Kesehatan di Tapteng Berjalan Optimal

Pariwisata

Wali Kota Medan Lantik Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV

Pariwisata

Diduga Selewengkan Dana KIP-K, Mahasiswa STAI Al Hikmah Tebingtinggi Mengaku Diminta Kembalikan Bantuan

Pariwisata

Dagangan Daging Babi Bersih dari Limbah, Tuduhan Wali Kota Rico Waas Keliru, GAMKI Minta Surat Edaran Dicabut

Pariwisata

GAMKI Sumut Desak Wali Kota Medan Kaji Ulang SE Penataan Lokasi Penjualan Daging Non Halal

Pariwisata

PGN Masuk 500 Perusahaan Asia-Pasifik Terbaik Versi TIME