Kisah Rumah yang Dikuasai Kawanan Singa di Taman Nasional Afrika

- Minggu, 25 September 2016 16:00 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2016/09/hariansib_Kisah-Rumah-yang-Dikuasai-Kawanan-Singa-di-Taman-Nasional-Afrika.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Inchope (SIB)- Ada kisah menarik dibalik wisata safari di Taman Nasional Gorongosa, Mozambik, Afrika. Rumah yang dulu ditinggali manusia, kini diokupansi oleh kawanan singa.Ya, singa-singa yang tinggal di Taman Nasional Gorongosa punya ceritanya tersendiri. Seakan belum cukup dengan kawasan taman nasional yang mencapai 4.000 km persegi, kawanan singa tersebut menguasai sebuah rumah yang dulunya digunakan sebagai akomodasi untuk para turis.Setelah diokupansi para singa, rumah ini pun mendapat sebutan sebagai The Lion House alias Rumah Para Singa. Kini. The Lion House menjadi salah satu atraksi yang menarik untuk dilihat saat bersafari ke Taman Nasional Gorongosa di negara Mozambik.Dilihat dari situs resmi taman nasional tersebut, Senin (19/9), kisah The Lion House di Gorongosa ini dimulai pada era tahun 1940-an. Saat itu, wisata safari sangatlah populer di kalangan para turis asal Eropa maupun Amerika.Pihak taman nasional pun membangun rumah peristirahatan bagi para turis. Sayang, setiap tahunnya kawasan Taman Nasional Gorongosa selalu kebanjiran akibat meluapnya Sungai Mussicadzi. Rumah peristirahatan ini pun ditinggalkan oleh para manusia.Sejak saat itu, kawanan singa yang tinggal di Taman Nasional Gorongosa pun mengambil alih rumah tersebut. Mereka menggunakan bangunan ini sebagai tempat berteduh di kala hujan tiba.Kawanan singa ini juga menggunakan bagian atap bangunan tersebut sebagai lokasi untuk mengintai mangsa. Letaknya yang lebih tinggi dari savana, membuat singa dengan leluasa mengamati mangsanya dari kejauhan.Mereka bisa menghabiskan waktu selama berjam-jam untuk mengamatai mangsanya dari atas Lion House. Baru setelah mereka melihat ada anggota kawanan rusa atau zebra, yang terluka atau lemah, singa-singa ini akan langsung menyerbunya.Sampai sekarang turis bisa melihat singa tinggal di Lion House. Traveler yang ingin melihat The Lion House ini bisa langsung meluncur ke Taman Nasional Gorongosa.Kota terdekatnya adalah Inchope, yang berjarak sekitar 71 Km dari taman nasional tersebut. Atau jika terbang dari Maputo, ibukota Mozambik waktu tempuhnya sekitar 2 jam dari Kota Chimoio menuju Taman Nasional Gorongosa. (detikTravel/l)


Tag:

Berita Terkait

Pariwisata

KPAD Labura Salah Tarawih di Masjid Nurul Iman

Pariwisata

Wali Kota Tebingtinggi Tunjukkan Ijazah Asli Usai Dituding Palsu

Pariwisata

Aksi Sosial Ramadan, PC Himmah Kota Tebingtinggi Berbagi Takjil Selama Tiga Hari

Pariwisata

ATR Sumut Minta Polemik Surat Edaran Wali Kota Medan Disikapi Bijak

Pariwisata

Penanganan Kesehatan di Tapteng Berjalan Optimal

Pariwisata

Wali Kota Medan Lantik Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV