Tempat Ini Dipercaya Sebagai Dasar Pulau Jawa

- Minggu, 06 November 2016 12:12 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2016/11/hariansib_Tempat-Ini-Dipercaya-Sebagai-Dasar-Pulau-Jawa.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Jateng (SIB) -Karangsambung di Kebumen, Jawa Tengah dipercaya sebagai dasarnya Pulau Jawa jutaan tahun silam. Bila penasaran, traveler bisa mampir untuk kisah lengkapnya.Karangsambung di Kebumen merupakan destinasi wisata geologis yang menarik. Terdapat campur aduk batuan yang sedemikian rupa karena adanya proses geologi selama kurun waktu jutaan tahun yang laluKarangsambung merupakan daerah yang berada di Kebumen, Jawa Tengah yang dapat ditempuh kurang lebih 4 jam dari Jogja. Di sini kita dapat bermain sambil belajar dengan alam. Karangsambung ini dahulunya merupakan dasar samudra yang mengalami pengangkatan.Menurut teori tektonik lempeng, kulit bumi tersusun oleh lempeng-lempeng yang bersifat mobile, bergerak satu sama lain saling menjauh, berpapasan atau bertabrakan. Kecepatan pergerakan lempeng ini diketahui rata-rata 10 cm per tahun.Bila dua lempeng bertabrakan pada zona pertemuan dua lempeng, maka akan terjadi akumulasi batuan yang berasal dari kedua belah pihak, batuan lempeng benua dan batuan lempeng samudra.Peneliti Geologi Belanda, R.D.M. Verbeek dan R. Fennema pada tahun 1881, menemukan batuan tua yang biasa disebut sebagai batuan Pra-Tersier.Pada Daerah Kalimuncar ini dapat dilihat terdapat jenis batuan yang berbeda namun berdekatan, bagian utara terdapat batu basalt dan bagian selatan terdapat batu rijang. Batu basalt sendiri memiliki struktur pillow lava. Batuan ini dahulunya berada pada kedalaman kurang lebih 5000 meter dibawah laut, yang sekarang mengalami pengangkatan menjadi daratanDaerah Pucangan ditemukan singkapan serpentinit yang tergolong batuan metamorf, batuan ini berasal dari batuan beku ultrabasa yang mengalami proses metamorfosisme/hidrasi oleh air lautTerdapat pula singkapan Diabas yang berstruktur columnar joint, struktur tersebut disebabkan oleh pendinginan yang terjadi secara cepatKuliah sambil main di alam itu memang asik, kalau ada yang pengen tahu lebih dalem lagi tentang tanah dasar pulau jawa ini langsung main ke lapangan aja atau ke kampus LIPI, disana ada pakarnya tentang seluk beluk Karangsambung kok.Yuk, jangan cuma bisa main-main tanpa mempelajari hal-hal yang ada di sekitar kita. (detikTravel/h)


Tag:

Berita Terkait

Pariwisata

KPAD Labura Salah Tarawih di Masjid Nurul Iman

Pariwisata

Wali Kota Tebingtinggi Tunjukkan Ijazah Asli Usai Dituding Palsu

Pariwisata

Aksi Sosial Ramadan, PC Himmah Kota Tebingtinggi Berbagi Takjil Selama Tiga Hari

Pariwisata

ATR Sumut Minta Polemik Surat Edaran Wali Kota Medan Disikapi Bijak

Pariwisata

Penanganan Kesehatan di Tapteng Berjalan Optimal

Pariwisata

Wali Kota Medan Lantik Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV