Jangan Cuma ke Pantai, Datangi Desa Bakit Saat Melancong ke Bangka

- Minggu, 05 Februari 2017 15:28 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir022017/hariansib_Jangan-Cuma-ke-Pantai--Datangi-Desa-Bakit-Saat-Melancong-ke-Bangka.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Sunrise yang Indah di Desa Bakit
Bangka (SIB)- Jika sedang berkunjung ke Bangka, jangan cuma bermain di pantainya Di sana ada desa yang bernama Desa Bakit atau orang Bangka menyebutnya Bake.Untuk menuju Desa Bakit tidaklah mudah, diperlukan waktu cukup lama karena jaraknya jauh. Ada dua cara untuk menempuhnya, yaitu jalur darat dan laut.Jalur darat di tempuh dengan durasi kurang lebih 3 jam, sedangkan jalur laut ditempuh durasi 1 setengah jam.Jika saya pribadi sedang berkunjung kesana mencoba jalur keduanya. Berangkat ke Desa Bakit ditempuh dengan jalur darat dan pulangnya jalur laut.Ketika sedang menempuh jalur darat disarankan jangan sampai kesorean, apalagi kemalaman. Karena sangat sepi jalurnya dan jauh juga dari pemukiman ramai.Desa Bakit sendiri belum lama juga masuk tenaga listrik dan signalpun sedikit susah didapat.Satu lagi yang membuat betah lama menginap di sana yaitu rumah yang langsung menghadap ke pantai. Dan di sekeliling rumahnya pun mempunyai pasir yang halus dan bersih.Ada yang membuat saya tertarik ingin mengunjungi suatu tempat di sekitar sana, yaitu restoran atau dermaga yang ada warung makannya.Menu yang disajikan pun tidak jauh dari hasil laut. Jangan khawatir jika makanannya tidak fresh. Di sini jika memesan makanan langsung ditangkap di bawah dermaga restorannya. Mereka punya trik yang bagus, yaitu menyimpan ikan tangkapannya di dalam suatu jaring atau jala ikan supaya masih tetap hidup dan segar.Harga makanan yang ditawarkan kan pun beragam-ragam, eitsss tapi jangan lupa bertanya sebelum membeli agar tidak terjadi kesalahpahaman harga antara pembeli dan penjual.Pemandangan pagi yang bikin hati meleleh, sunrise yang begitu indah ditambah melihat para nelayan yang baru selesai melaut semalaman.Terkadang jika angin yang kencang membuat nelayan kesulitan mendapatkan ikan. Jika sedang banyak mendapatkan hasil tangkapan kita bisa langsung membeli ikan di lokasi dan harganya pun murah karena langsung ke nelayannya.Hari mulai berganti, diriku harus bergegas pulang ke Jakarta untuk melakukan aktivitas seperti biasa. Penasaran dengan cerita dan kegiatan lainnya, mari berkunjung ke Bangka. Pemandangan indah menunggu kalian!  (detiktravel/d)


Tag:

Berita Terkait

Pariwisata

Posko Pengungsi Hutanabolon Perlahan Dikosongkan Secara Bertahap

Pariwisata

1.530 Guru Ngaji, Bilal Mayit dan Nazir Masjid di Labura Terima Tali Asih

Pariwisata

Safari Ramadan, Wali Kota Tampung Aspirasi Masyarakat Tebingtinggi

Pariwisata

Wakil Wali Kota Resmikan Panti Asuhan The Yatim Village Tanjungbalai

Pariwisata

Pejabat Kementerian BUMN Jadi Saksi Kasus Korupsi Kerja Sama PTPN dengan Ciputra

Pariwisata

Sinergi TNI-Polri Bongkar Peredaran Ganja di Siantar, Pria 28 Tahun Ditangkap