Mendebarkan! Selfie di Atas Jurang di Lembah Cinta Mojokerto

- Minggu, 30 April 2017 12:56 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir042017/hariansib_Mendebarkan--Selfie-di-Atas-Jurang-di-Lembah-Cinta-Mojokerto.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Eko/detikTravel
Mojokerto (SIB) -Bagi penggila selfie, tak ada salahnya mampir ke Lembah Cinta di Mojokerto. Anda bisa merasakan sensasi berfoto di atas jurang dengan latar alam yang indah.Spot selfie baru ini berada di Desa Claket, Kecamatan Pacet, tepatnya di dalam wahana wisata Claket Adventure Park. Disebut lembah cinta karena pijakan untuk berfoto para pengunjung berupa papan kayu yang berbentuk simbol I love U. Ada pula torsi tower, sebuah panggung selfie yang lebih tinggi ini juga berada di atas jurang.Namun, spot selfie yang satu ini tak biasa. Panggung foto lembah cinta terletak di atas jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter. Tak hanya menantang, keindahan panorama alam lereng Gunung Welirang yang dibalut kesegaran udaranya akan memanjakan para pengunjung untuk menghasilkan foto yang ciamik. Dari spot ini, pengunjung juga bisa melihat penampakan Kota Mojokerto dari ketinggian.Seperti yang dilakukan Ika Christina Yuningarum (39), pengunjung asal Kecamatan Sooko, Mojokerto. Datang bersama anak dan suaminya, Ika mengaku tertantang untuk mengabadikan momen di atas jurang Claket."Kalau ke Pacet biasanya hanya ke air panas Padusan dan Ubalan, sekarang ada destinasi wisata baru, penasaran saja ingin mencoba," kata ibu satu anak ini, Sabtu (22/4).Soal keamanan, tentu tak perlu dikhawatirkan. Pengelola tak akan mengizinkan pengunjung berfoto tanpa memakai alat pengaman (harnes) yang sudah disediakan. Dengan pengaman yang dikaitkan pada panggung, maka pengunjung bisa bebas berpose tanpa khawatir terjungkal ke jurang."Sensasinya cukup memacu adrenalin, selain itu udaranya sejuk, panoramanya indah banget," ujar Ika.Untuk merasakan sensasi mendebarkan itu, pengunjung tak perlu merogoh dompet terlalu dalam. Tiket masuk ke wahana Claket Adventure Park dipatok Rp 10 ribu per orang, sedangkan untuk berfoto di lembah cinta, wisatawan cukup membayar Rp 15 ribu per orang.Meski baru resmi dibuka 19 April 2017, wahana wisata baru ini cukup ramai pengunjung. Sayangnya, faktor cuaca belum diantisipasi oleh pihak pengelola. Saat hujan turun, wisatawan pun harus menahan diri untuk tidak berfoto demi keselamatan.Selain itu, belum tersedia tempat berteduh yang memadai. Hanya ada bangunan untuk loket dan warung kopi yang dipakai wisatawan untuk berteduh."Hujan begini harus berteduh dengan berdesakan seperti ini. Seharusnya pengelola menyediakan bangunan yang lebih luas untuk pengunjung," keluh Misti Sulistanti (35), wisatawan asal Sidoarjo.Komisaris PT Boemi Welirang Modjopahit, pengelola Claket Adventure Park, Febriyanti mengatakan, rata-rata jumlah pengunjung pada hari biasa tak lebih dari 100 orang. Sementara di akhir pekan, wisatawan mencapai 300-400 orang dalam sehari."Bagi para pengunjung ada asuransi kecelakaan dan kematian, kami memakai Tokyo Marine. Namun, tentutnya faktor keselamatan menjadi prioritas kami," jelas Febriyanti.Terkait keluhan para pengunjung, Febri berjanji akan segera membangun kantin, aula, dan gazebo di dalam Claket Adventure Park. Dengan begitu, wisatawan bisa berteduh dengan nyaman saat hujan mengguyur. (detikTravel/h)


Tag:

Berita Terkait

Pariwisata

Polres Batubara Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Bersama Anak Yatim

Pariwisata

Zakiyuddin Harahap Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid Jami’ dan Perkuat Syiar serta Lindungi Generasi Muda

Pariwisata

7 Rumah Rusak Berat Akibat Bencana Longsor di Desa Hiliofanaluo, Pemkab Nisel Diminta Mitigasi Potensi Bencana

Pariwisata

Aswin Parinduri: Akses Jalan Pantai Barat Terancam Lumpuh, Jembatan Merah–Muarasoma Nyaris Putus

Pariwisata

BBPOM Medan Minta Masyarakat Menjadi Konsumen Cerdas

Pariwisata

Ketum Projamin : Segera Cabut Surat Edaran Walikota Medan