Tingkatkan Kunjungan Wisatawan di Kawasan Danau Toba, Sofyan Tan Minta Pemda Benahi Infrastruktur

* Kuliner dan Pakaian Adat Khas Sumut Diharapkan Jadi Brand Nasional
- Minggu, 14 Mei 2017 15:40 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir052017/hariansib_Tingkatkan-Kunjungan-Wisatawan-di-Kawasan-Danau-Toba--Sofyan-Tan-Minta-Pemda-Benahi-Infrastruktur.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
Pemaparan : Direktur Pengembangan Pemasaran Dalam Negeri Badan Ekonomi Kreatif, Sappe MP Sirait SSTP MSi bersama narasumber dari anggota Komisi X DPR RI dr Sofyan Tan, menyampaikan peparan pada acara Strategi Membangun Citra/Brand Image Produk Kreatif di
Medan (SIB)- Tingkatkan kunjungan wisatawan di kawasan Danau Toba sebanyak 400 ribu tahun 2017 dan 1 juta di tahun 2019, anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Sumut (Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi) dr Sofyan Tan meminta pemerintah daerah (Pemda) di kawasan Danau Toba agar segera membenahi sejumlah infrastruktur, sehingga target tersebut bisa tercapai.Hal itu disampaikannya dalam pemaparannya sebagai narasumber pada acara Strategi Membangun Citra/Brand Image Produk Kreatif di Hotel Arya Duta Medan, Sabtu (13/5), yang diselenggarakan Badan Ekonomi Kreatif Deputi Pemasaran dan dihadiri Direktur Pengembangan Pemasaran Dalam Negeri Badan Ekonomi Kreatif, Sappe MP Sirait dan sejumlah pelaku ekonomi kreatif Sumut.Dia mengatakan, sejak Presiden Jokowi menjadikan kawasan Danau Toba sebagai salah satu kawasan destinasi kunjungan wisata, sudah seharusya Pemkab di kawasan itu segera membenahi  infrastruktur yang menjadi tanggungjawabnya. Hal ini untuk mendukung program Presiden tersebut. "Misalnya membenahi jalan-jalan kabupaten dan infrastruktur pendukung lainnya, juga jalan-jalan provinsi yang menjadi tugas Pemkab dan pemerintah provinsi. Karena sejak Pak Jokowi menetapkan kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata tahun lalu, dan hingga saat ini belum terlihat dukungan kongkrit dari pemerintah daerah," katanya.Dia menuturkan, dukungan nyata lainnya untuk kemajuan pariwisata di Sumut maupun kawasan Danau Toba, tahun ini Presiden Jokowi akan meresmikan jalan tol Medan-Tebing Tinggi. "Jadi kewajiban pusat sudah dilakukan Pak Jokowi, dengan akan meresmikan jalan tol dalam waktu dekat ini, tentu pemerintah daerah juga sudah seharusnya dapat mengikuti program Pak Jokowi. Jangan melempem lagi, kita lihat saat ini belum ada program yang nyata dilakukan pemerintah daerah," katanya.Menurut dia, jika program pusat dan daerah berjalan bersama-sama baiknya dalam membangun sejumlah infrastruktur, diyakini kunjungan wisatawan ke Sumut bisa mencapai target. "Bahkan bukan kawasan Danau Toba saja yang akan dikunjungi wisatawan, objek wisata lainnya seperti Bahorok, Langkat juga akan dikunjungi wisatawan. Untuk itu, kawasan infrastruktur di kawasan Bahorok, Kabupaten Langkat juga harus segera dibenahi," paparnya.Dikatakannya, bila kunjungan ke objek wisata di Sumut sudah menggeliat, secara otomatis ekonomi kreatif akan tumbuh pesat, khususnya di sejumlah objek wisata. "Tentunya bukan objek wisata saja yang menjadi andalan Sumut, ekonomi kreatif dan kulinernya juga akan menjadi andalan. Termasuk pakaian-pakain khas daerahnya, jika dimodifikasi menjadi pakaian sehari-hari atau baju kantoran dan pesta, ini juga akan menjadi salah satu andalan Sumut ke depannya. ," paparnya.Selain itu, lanjut dia, Badan Ekonomi Kreatif juga harus mampu mengangkat potensi ekonomi rakyat di Sumut, khususnya di kawasan objek-objek wisata. Kalau bisa mengangkat kuliner   atau pakaian adatnya  menjadi brand nasional. "Jadi tidak semata-mata Bolu Meranti dan Bika Ambon lagi khas dari Sumut. Saya kira masih banyak kekhasan kuliner yang bisa diangkat oleh Badan Ekonomi Kreatif ke depannya menjadi brand nasional," kata dia.Sementara Sappe meminta kabupaten/kota dapat segera menunjukkan andalan kekhasan kuliner dan pakaian dari daerahnya. Sehingga mereka mampu mengumpul semua potensi yang ada di daerah tersebut, dan pihaknya dapat menyaring kekhasan daerah tersebut untuk diangkat sebagai salah satu brand nasional. (A11/c)


Tag:

Berita Terkait

Pariwisata

Polda Sumut PDTH 61 Personel Terlibat Kasus Narkoba

Pariwisata

Polres Batubara Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Bersama Anak Yatim

Pariwisata

Zakiyuddin Harahap Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid Jami’ dan Perkuat Syiar serta Lindungi Generasi Muda

Pariwisata

7 Rumah Rusak Berat Akibat Bencana Longsor di Desa Hiliofanaluo, Pemkab Nisel Diminta Mitigasi Potensi Bencana

Pariwisata

Aswin Parinduri: Akses Jalan Pantai Barat Terancam Lumpuh, Jembatan Merah–Muarasoma Nyaris Putus

Pariwisata

BBPOM Medan Minta Masyarakat Menjadi Konsumen Cerdas