Achill Island (SIB) -Pantai Dooagh di Irlandia bukan pantai 'biasa'. Inilah pantai yang muncul lagi ke permukaan, setelah 33 tahun dinyatakan hilang ditelan Samudra Atlantik.Ada satu pantai unik yang ada di Irlandia, namanya Pantai Dooagh. Lokasi tepatnya berada di pesisir Achill Island, di daerah County Mayo, sekitar 4 jam perjalanan darat dari Dublin, ibu kota Irlandia.Dilansir dari Reuters, Senin (10/7), Pantai Dooagh jadi unik, karena pantai ini muncul kembali ke permukaan setelah lebih dari 30 tahun menghilang ditelan Samudra Atlantik. Pantai sepanjang 300 meter ini pertama kali dinyatakan hilang pada tahun 1984.Saat itu, Pantai Dooagh hanya menyisakan hamparan bebatuan saja, tanpa adanya butiran pasir pantai di atas permukaannya. Badai besar diketahui menyapu pasir pantai hingga habis dan hilang tidak bersisa.Namun pada Mei 2017 lalu, penduduk lokal Achill Island berhasil menemukan kembali Pantai Dooagh. Itu setelah pesisir pantai di kawasan terpencil ini dilanda pasang tinggi sepanjang bulan tersebut.Sean Molloy, salah satu warga lokal yang menemukan kembali pantai ini, mengatakan bahwa penemuan ini sangatlah berharga. Sean dulu mengenang Pantai Dooagh ini sebagai salah satu destinasi wisata bahari yang terkenal di zamannya."Achill Island punya 5 pantai berbendera biru. Sekarang, kita berharap Pantai Dooagh ini akan jadi pantai berbendera biru yang keenam," ujar Sean seperti ditulis media Irish Times.Dugaan sementara menyebut bahwa pasir Pantai Dooagh terbawa kembali ke permukaan, akibat badai dan pasang tinggi yang terjadi sepanjang April-Mei silam. Pasir pantai yang jumlahnya ribuan ton tersebut terdeposit lagi di pinggiran, sehingga mengembalikan bentuk Pantai Dooagh seperti sebelum menghilang di tahun 1984.Kini, Badan Pariwisata Achill Island berharap banyak kepada Pantai Dooagh, agar menjadi magnet baru bagi para wisatawan. Selain pantainya yang memang cantik, kisah kembalinya Pantai Dooagh ini tentunya bikin traveler penasaran untuk datang.Pantai Dooagh tentunya akan jadi daya tarik wisata baru di Achill Island. Gairah pariwisata diharapkan akan hidup kembali di pulau berpenduduk sekitar 2.600 orang tersebut. (detikTravel/f)