Jalan di Desa Taiwan Nggak Pakai Nomor Rumah, Tetapi Mural Lucu

- Minggu, 23 Juli 2017 16:30 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir072017/hariansib_Jalan-di-Desa-Taiwan-Nggak-Pakai-Nomor-Rumah--Tetapi-Mural-Lucu.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Taipei (SIB)- Di desa ini kita tidak perlu mengingat nama serta nama jalan yang memusingkan kepala. Cukup ingat karakter kartun yang lucu.Di Taiwan terdapat sebuah daerah yang tidak memiliki nomor jalan, namun tiap jalan adalah gambar kartun lucu. Daerah ini lebih tepatnya berada di distrik Shanhua, Taiwan Selatan. Daerah ini jaraknya dari Kota Taipei sekitar 308 Km, atau kira-kira 3 jam perjalanan mobil.Dilansir dari CNN Travel, Kamis (13/7) daerah ini awalnya hanyalah perkampungan sepi yang memiliki jumlah penduduk yang sedikit. Namun semuanya berubah tatkala tiga perempuan bersaudara mengunjungi rumah nenek mereka pada tahun 2014.Jadi ceritanya begini, tiga bersaudara datang ke daerah ini mengunjungi rumah nenek mereka. Mereka membersihkan rumah dan menggambar karakter kartun dan boneka Daruma Jepang di dinding luar rumah. Serta mereka juga menuliskan tulisan 'Di Sinilah Rumah Nenek'.Karena unik dan lucu, orang-orang sekitarpun mulai mengikuti hal yang sama. Mereka mengecat rumah dan dinding jalanan dengan berbagai karakter kartun yang lucu. Tiap hari berbagai ilustrasi muncul, setiap hari seniman dan penduduk sibuk mengerjakan mural di rumahnya masing-masing.Bahkan penduduk juga memanggil seniman, pelajar, ataupun mahasiswa seni yang ingin menyalurkan bakatnya. Mereka mengerjakan dinding jalanan maupun dinding rumah yang kosong. Sehingga desa ini berubah menjadi desa yang berwarna-warni.Karena keunikan dan banyak gambar kartun lucu di mana-mana turis pun mulai berdatangan. Desa pun mulai ramai. Penduduk pun antusias dengan perubahan yang terjadi pada wilayah mereka.Bagi turis yang datang berkunjung mereka diharuskan berfoto dan mengapload foto mural di Facebook. Penduduk juga melarang wisatawan berkeliling desa dengan kendaraan. Jadi traveler mesti berkeliling dengan berjalan kaki. Untuk berkeliling desa traveler membutuhkan waktu kira-kira 2 jam.Di desa traveler akan melihat mural-mural lucu terlukis indah di dinding jalan dan rumah. Ada Spongebob dan kawan-kawan, Little Mermaid, Doraemon, beruang, gajah dan masih banyak karakter kartun lainnya.Ih lucu banget! (detikTravel/q)


Tag:

Berita Terkait

Pariwisata

Posko Pengungsi Hutanabolon Perlahan Dikosongkan Secara Bertahap

Pariwisata

1.530 Guru Ngaji, Bilal Mayit dan Nazir Masjid di Labura Terima Tali Asih

Pariwisata

Safari Ramadan, Wali Kota Tampung Aspirasi Masyarakat Tebingtinggi

Pariwisata

Wakil Wali Kota Resmikan Panti Asuhan The Yatim Village Tanjungbalai

Pariwisata

Pejabat Kementerian BUMN Jadi Saksi Kasus Korupsi Kerja Sama PTPN dengan Ciputra

Pariwisata

Sinergi TNI-Polri Bongkar Peredaran Ganja di Siantar, Pria 28 Tahun Ditangkap