Ini Baru Asyik, Main Kayak di Negeri di Atas Awan

- Minggu, 07 Januari 2018 14:53 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2018/01/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Banjarnegara (SIB)- Main kayak di pantai rasanya sudah biasa. Tapi kalau main kayak dengan balutan kabut di ketinggian? Banjarnegara punya tempatnya.Telaga Merdada terletak di Desa Karangtengah, Kecamatan Batur, Banjarnegara. Telaga dengan luas 25 hektar ini berada di atas ketinggian 2.045 mdpl.Diapit oleh dua perbukitan, yaitu Bukit Pangonan dan Bukit Semurup. Pada bagian pinggiran telaga, tanah berlumpur hitam hasil sedimentasi.Tidak jauh untuk menemukan letak telaga ini. Berjarak 4 km dari Dieng, sekitar 10 menit saja ke arah barat bila ditempuh dari arah Komplek Candi Arjuna. Untuk dapat mengitari telaga, pengelola menyediakan dua jenis kayak yang dapat disewa oleh pengunjung. Kayak tersedia dengan kapasitas single dan double.Wisatawan cukup membayar Rp 25.000 untuk kayak yang digunakan sendirian, dan kayak kapasitas dua orang seharga Rp 50.000 selama setengah jam. Sebelum menaiki kayak, pengunjung diharuskan memakai pelampung dan helm.Sensasi bermain kayak di atas telaga cukup menegangkan pada awalnya. Mendayung secara bergantian kanan dan kiri. Menguji adrenalin dengan mengitari telaga ke sana-kemari. Ada hal yang menarik bisa kita saksikan di sekitaran telaga.Di beberapa pinggiran, masyarakat lokal memancing ikan dengan melepaskan beberapa pancing yang di hadapan mereka. Lalu pada bagian ujung telaga di depan sana, pengunjung bisa melihat sekumpulan burung-burung belibis yang mencari mangsa.Baru mendayung di tengah telaga. Tidak lama, kabut tebal menyelimuti tempat itu. Telaga berubah menjadi pekat berwarna putih kelabu. Pemandangannya pun menjadi sangat indah sekali. Seperti berada di negeri atas awan.Setelah selesai bermain kayak, pengunjung disuguhkan makanan tradisional berupa nasi jagung dengan lauk-pauknya seperti peyek ikan asin, tempe kemul dan kluban (urap). Disajikan secara sederhana, pengunjung makan di area dudukan yang disebut dengan jengkok (batang kayu disusun).Ada filosofi dibalik cara ini, di mana setiap orang yang makan secara bersama-sama dan duduk di atas batang kayu memiliki kedudukan yang sama tinggi satu sama lain. Menyantap nasi jagung di pinggiran telaga pun memberikan sensasi tersendiri.Rasa lelah setelah puas bermain kayak ke tengah telaga, kemudian wisatawan menutup rasa lapar dan dahaga dengan sajian tradisional yang diberikan. Seru sekali berwisata kayak di Telaga Merdada. (detikTravel/f)


Tag:

Berita Terkait

Pariwisata

KPAD Labura Salah Tarawih di Masjid Nurul Iman

Pariwisata

Wali Kota Tebingtinggi Tunjukkan Ijazah Asli Usai Dituding Palsu

Pariwisata

Aksi Sosial Ramadan, PC Himmah Kota Tebingtinggi Berbagi Takjil Selama Tiga Hari

Pariwisata

ATR Sumut Minta Polemik Surat Edaran Wali Kota Medan Disikapi Bijak

Pariwisata

Penanganan Kesehatan di Tapteng Berjalan Optimal

Pariwisata

Wali Kota Medan Lantik Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV