Merasakan Nyamannya Hotel Terpencil di Dunia

- Minggu, 02 Juni 2019 11:11 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2019/06/8599_Merasakan-Nyamannya-Hotel-Terpencil-di-Dunia.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Hotels.com
Ittoqqortoormiit Guest House, hotel terpencil di dunia.
Tentu sudah banyak sekali hotel yang bertema unik. Tapi kalau menyebut hotel terpencil di dunia, Ittoqqortoormiit Guest House adalah tempatnya.

Ittoqqortoormiit merupakan suatu desa di bagian timur Greenland (pulau terbesar di dunia yang ada di dekat Kutub Utara). Lokasinya terpencil, menuju ke sana pun cukup sulit. Desa di ujung dunia, begitu julukannya.

Kalau pakai kapal, setidaknya 3 bulan dalam setahun lautan di sekitar Ittoqqortoormiit membeku. Satu-satunya cara adalah naik pesawat terbang. Rutenya dari Reykjavik, ibukota negara Islandia ke kota Akureyri di bagian utara negaranya. Lanjut ke Constable Point, kota terbesar di Greenland bagian timur dan kemudian naik helikopter ke Ittoqqortoormiit.

Cukup lama penerbangannya, pun tidak setiap hari. Apalagi saat musim dingin sedang 'galak-galaknya', badai saljunya cukup berbahaya.

Dilansir Minggu (28/4), penduduk di Ittoqqortoormiit jumlahnya sekitar 400-an orang saja. Mereka adalah orang-orang Eskimo asli yang bertahan di sana sejak tahun 1925.

Meski dijuluki tempat terpencil, toh penduduknya hidup dengan damai dan seperti di kota-kota lainnya saja. Anak-anak pergi ke sekolah, para wanita memasak dan menjaga rumah, sedangkan para pria berburu ikan.

Menariknya, penduduk Ittoqqortoormiit juga menggantungkan hidup dari pariwisata. Meski angka kunjungan turis tidak besar-besar amat, mereka tetap memberikan pelayanan maksimal dan keramahan yang berkesan.

Salah satu buktinya adalah, terdapat Ittoqqortoormiit Guest House. Suatu hotel yang begitu nyaman, sebagai tempat bermalam turis.

Hotel ini memang tidak mewah, tapi sudah cukup nyaman. Terdapat 7 kamar tidur, ruang TV, kamar mandi dengan air hangat, WiFi hingga layanan laundry.

Turis yang bermalam di sana akan merasakan kenyamanan yang maksimal. Memang tidak ada kolam renang atau bar yang megah, hanya panorama putih berupa pegunungan es sejauh mata memandang dari dalam kamar.

Untuk aktivitas di Ittoqqortoormiit, silakan trekking ke pegunungan sekitarnya, mengenal kehidupan suku Eskimo lebih dekat, memancing, main kayak hingga melihat aurora. Saat bulan Desember sampai Januari, rasakanlah fenomena matahari tidak pernah terbit. (detikTravel/h)

Berita Terkait

Pariwisata

Penanganan Kesehatan di Tapteng Berjalan Optimal

Pariwisata

Wali Kota Medan Lantik Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV

Pariwisata

Diduga Selewengkan Dana KIP-K, Mahasiswa STAI Al Hikmah Tebingtinggi Mengaku Diminta Kembalikan Bantuan

Pariwisata

Dagangan Daging Babi Bersih dari Limbah, Tuduhan Wali Kota Rico Waas Keliru, GAMKI Minta Surat Edaran Dicabut

Pariwisata

GAMKI Sumut Desak Wali Kota Medan Kaji Ulang SE Penataan Lokasi Penjualan Daging Non Halal

Pariwisata

PGN Masuk 500 Perusahaan Asia-Pasifik Terbaik Versi TIME