Arung Jeram di Sungai Serayu, Pilihan Wisata Bersama Keluarga

- Minggu, 09 Juni 2019 10:15 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2019/06/571_Arung-Jeram-di-Sungai-Serayu--Pilihan-Wisata-Bersama-Keluarga.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
KOMPAS.com/DOK PIKAS BANJARNEGARA
Arung jeram di Sungai Serayu
Libur Lebaran biasanya dihabiskan bersama keluarga dengan melakukan berbagai aktivitas, mulai dari silaturahmi hingga menghabiskan waktu di tempat wisata.

Nah bagi keluarga yang ingin menjajal sensasi berwisata ekstrem, The Pikas Banjarnegara, Jawa Tengah menjadi pilihan yang tepat. Tempat wisata tersebut menawarkan sensasi arung jeram di Sungai Serayu yang tak bakal terlupakan.

Momentum Lebaran tahun ini bertepatan dengan datangnya musim kemarau, sehingga debit air Sungai Serayu berkurang. Kondisi tersebut sangat cocok bagi keluarga yang ingin merasakan olahraga ekstrim tersebut.

Pengelola menyediakan beberapa paket arung jeram sesuai dengan jarak dan durasi yang diinginkan. Khusus Lebaran, ditawarkan paket durasi 1 jam dengan panjang lintasan 7 km dan durasi 3 jam dengan durasi sekitar 3 jam.

Paket pertama, pengelola mematok tarif Rp 185.000 per orang dan paket kedua ditawarkan dengan tarif Rp 220.000. Wisatawan akan mendapat fasilitas seperangkat peralatan keamanan dan makan.

Setelah basah kuyup menyusuri jeram, sesampainya di garis finish wisatawan akan disuguhi kelapa muda untuk melepas dahaga. Kegiatan ditutup dengan makan di tepian Sungai Serayu.

Direktur The Pikas Akhmad Fajar mengatakan, kegiatan arung jeram aman bagi keluarga. Kegiatan dapat diikuti seluruh kalangan dengan usia minimal 10 tahun.

"Insya Allah aman, debit air sekarang sedang stabil. Untuk family memang kita arahkan pada musim kemarau seperti ini. Kita membatasi usia, karena kalau di atas 10 tahun postur tubuh sudah memadai dan memahami aba-aba yang diberikan," kata Fajar.

Setelah puas menyusuri arung jeram, pengunjung dapat beristirahat dan bermalam di cottage yang disediakan. Cottage didesain layaknya di kawasan pedesaan yang dikelilingi tanaman padi dan pepohonan lainnya.

Untuk bermalam, tarif yang dipatok antara Rp 450.000 hingga Rp 750.000, termasuk sarapan pagi. Kapasitas cottage bervariasi, ada yang berkapasitas dua orang, empat orang hingga 10 orang.

Fajar menambahkan tempat wisata yang berada di Desa Kutayasa, Kecamatan Madukara, Banjarnegara ini juga menyediakan arena paintball, panahan dan aeromodelling. (Kps.com/f)

Berita Terkait

Pariwisata

Penanganan Kesehatan di Tapteng Berjalan Optimal

Pariwisata

Wali Kota Medan Lantik Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV

Pariwisata

Diduga Selewengkan Dana KIP-K, Mahasiswa STAI Al Hikmah Tebingtinggi Mengaku Diminta Kembalikan Bantuan

Pariwisata

Dagangan Daging Babi Bersih dari Limbah, Tuduhan Wali Kota Rico Waas Keliru, GAMKI Minta Surat Edaran Dicabut

Pariwisata

GAMKI Sumut Desak Wali Kota Medan Kaji Ulang SE Penataan Lokasi Penjualan Daging Non Halal

Pariwisata

PGN Masuk 500 Perusahaan Asia-Pasifik Terbaik Versi TIME