Biak (SIB)- Turis mancanegara dari Jepang setiap tahun mendominasi kunjungan ke Kabupaten Biak Numfor, Papua. Kedatangan turis asal Jepang itu umumnya untuk mengenang korban Perang Dunia II saat bertempur melawan tentara Sekutu sekitar tahun 1943.Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Biak, Numfor Y Usior, mengatakan data kunjungan wisatawan ke Biak setiap tahun sangat bervariasi karena berbagai keperluan wisatawan mancanegara."Secara rincian untuk turis mancanegara mencapai seratusan orang, sementara untuk wisatawan nusantara mencapai ribuan orang," ujarnya di Biak kepada Metro TV, Kamis (31/7).Ia mengakui, kunjungan turis dari negeri Sakura dan Amerika Serikat ke Biak cukup banyak. Di daerah Biak, memang ada beberapa lokasi wisata sejarah eks Perang Dunia II.Dalam catatan sejarah wilayah Pulau Biak pernah menjadi saksi atas peristiwa perang antara tentara Jepang melawan Sekutu Amerika.Sementara catatan kunjungan turis mancanegara yang berkunjung ke Biak, menurut Usior, juga ada dari Belanda serta beberapa negara di Eropa lainnya."Pulau Biak menyimpan beragam berbagai potensi wisata alam, budaya dan eks Perang Dunia II sehingga menjadi daya tarik wisatawan untuk dikembangkan," kata Usior.Lokasi wisata eks perang dunia di antaranya goa Jepang, monumen Perang Dunia II di Kampung Anggraidi/Paray, goa lima kamar, lapangan terbang Pulau Owi serta beberapa objek pariwisata alam laut Biak. (A24/q)