Kemah di Kaki Gunung Slamet Bonus Ekspedisi Curug

Redaksi - Minggu, 09 Februari 2020 13:48 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_2267_Kemah-di-Kaki-Gunung-Slamet-Bonus-Ekspedisi-Curug.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Wikimedia Commons/Kembangpras
Gunung Slamet dari ketinggian 28 ribu kaki. 

Bagi turis yang hobi berkemah, silakan datang ke Camp Area Umbul Bengkok (CAUB) di Desa Karangsalam, Banyumas, Jawa Tengah.

Objek wisata di kaki Gunung Slamet itu menawarkan sensasi berkemah di tengah alam yang rindang.

Manajer CAUB Wahyu Wulan Sari mengatakan pihaknya juga menyewakan perlengkapan kemah bagi pengunjung yang ingin berkemah namun tidak memiliki peralatan.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga menyediakan kayu bakar bagi pengunjung yang ingin menyalakan api unggun pada malam hari.

"CAUB yang dibangun pada 2017 juga telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, antara lain mushala, gazebo, dan toilet. Yang pasti, destinasi wisata ini cocok untuk family camp karena lokasinya mudah dijangkau dan dekat dengan jalan raya," katanya.

Wahyu mengatakan CAUB juga menawarkan program One Day Trip berupa paket wisata kemah dan ekspedisi curug yang ada di Baturraden.

Salah seorang pengunjung, Reza Alfiyani, mengatakan area berkemah ini sangat nyaman karena area makanan untuk pengunjung buka 24 jam.

"Pemandangan Gunung Slamet dari lokasi terlihat sangat indah. Di CAUB juga banyak pedagang yang jual aneka camilan dan makanan, jadi kita tidak akan risau ketika merasa lapar pada malam hari," katanya.

CAUB merupakan salah satu destinasi wisata yang dibangun oleh Pemerintah Desa Karangsalam pada tahun 2017 dan dibuka tahun 2018.

Hingga saat ini, di Desa Karangsalam terdapat sejumlah destinasi yang dikelola oleh pemdes bersama kelompok sadar wisata setempat.

Kesadaran masyarakat untuk ikut serta menjaga keasrian wilayah serta turut andil dalam kegiatan wisata desa telah mengantarkan Desa Karangsalam menjadi peringkat ketujuh dalam Lomba Desa Wisata Nusantara 2019 Kategori Desa Wisata Maju yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah serta kedua tertinggi di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru.

Gunung setinggi 3.428 mdpl ini terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang.

Masyarakat sekitar percaya bahwa bila Gunung Slamet meletus besar maka Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua bagian. Aktivitas terakhir gunung ini terjadi pada Maret 2014.

Jalur pendakian Gunung Slamet terbilang sulit, karena di sepanjang perjalanan tak ditemukan mata air serta sering terjadi kabut tebal.

Jalur pendakian favorit adalah melalui objek wisata pemandian air panas Guci, Kabupaten Tegal. Meskipun terjal, rute ini disebut menyajikan pemandangan yang paling baik. (CNNI/d)

Berita Terkait

Pariwisata

Penanganan Kesehatan di Tapteng Berjalan Optimal

Pariwisata

Wali Kota Medan Lantik Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV

Pariwisata

Diduga Selewengkan Dana KIP-K, Mahasiswa STAI Al Hikmah Tebingtinggi Mengaku Diminta Kembalikan Bantuan

Pariwisata

Dagangan Daging Babi Bersih dari Limbah, Tuduhan Wali Kota Rico Waas Keliru, GAMKI Minta Surat Edaran Dicabut

Pariwisata

GAMKI Sumut Desak Wali Kota Medan Kaji Ulang SE Penataan Lokasi Penjualan Daging Non Halal

Pariwisata

PGN Masuk 500 Perusahaan Asia-Pasifik Terbaik Versi TIME