Unik! Hotel Apung Mewah di Swedia Punya Pemandian Es Raksasa

Redaksi - Minggu, 16 Februari 2020 14:41 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_207_Unik--Hotel-Apung-Mewah-di-Swedia-Punya-Pemandian-Es-Raksasa.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
dok. Arctic Bath
Hotel apung di Swedia bernama Arctic Bath. 

Saat berkunjung ke Swedia, tepatnya ke Lapland, kamu akan menemukan sesuatu yang unik. Sebab, di sana terdapat sebuah hotel apung yang dikelilingi oleh perairan dingin khas kawasan paling utara tersebut.

Hotel apung bernama Arctic Bath tersebut memiliki sebuah pemandian es raksasa yang terletak di tengahnya.

Jika kamu terbiasa menghadapi udara dingin dan memutuskan untuk berendam di sana, kamu akan merasakan pengalaman spa yang menakjubkan.

“50 persen dari pengunjung yang datang mengatakan bahwa mereka tidak akan melakukannya lagi (berendam di pemandian es). Tapi setidaknya 90 persen benar-benar mencoba pemandian esnya lebih dari sekali dan mereka sangat senang!” tutur CEO Arctic Bath Peter Engstrom.

Bagian tengah hotel apung tersebut merupakan sebuah pemandian es raksasa.

Namun jika kamu lebih memilih berendam dan menikmati sensasi spa pada umumnya, kamu bisa mengunjungi beberapa ruang sauna dan pemandian yang berada di dalam hotel tersebut.

Hotel apung terbaru yang berada di sungai Lule ini memiliki bentuk bulat. Untuk menuju ke bangunan hotel tersebut, kamu harus menelusuri sebuah jalanan kecil yang terbuat dari kayu.

Desain unik

Hotel berbentuk bulat tersebut didesain menyerupai beberapa bongkahan kayu yang terdampar di perairan Swedia. Arctic Bath memiliki 12 kamar yang terletak di setiap ujung bangunan, cukup dekat dengan bantaran air.

Kabin-kabin yang memiliki dekorasi interior khas Scandi-chic tersebut menawarkan pemandangan indah langit Swedia yang dapat kamu nikmati sembari bersantai di dalam ruang minimalis.

Desain Arctic Bath pertama kali diluncurkan kepada publik pada awal tahun 2018 lalu. Desain arsitektur dengan tema perairan tersebut langsung menangkap perhatian para pelancong di seluruh dunia.

Meski Arctic Bath memiliki tema perairan, mereka juga mengedepankan kebugaran. Hidangan yang disajikan merupakan sajian sehat yang memiliki bahan dasar dari wilayah setempat. Sementara pemandian es dapat meringankan sakit otot.

Engstrom mengatakan, membangun hotel dari desain menjadi sebuah bangunan yang nyata tidak selamanya mudah.

Dia mengatakan bahwa jika timnya mengetahui akan ada sebuah permasalahan teknis, ada kemungkinan desain Arctic Bath akan dirombak ulang.

Keputusan untuk menempatkan beberapa kamar di dataran dekat sungai Lule diputuskan cukup lama setelah proses pembangunan hotel berjalan.

Engstrom mengatakan bahwa meski pembangunan di dataran memang cukup mudah dibandingkan di atas air, tetapi bangunan di dataran juga memiliki beberapa tantangannya sendiri.

Ruang tamu kamar Suite di Arctic Bath. Di sini, kamu bisa menikmati pemandangan langit Swedia sembari menikmati interior bertemakan Scandi-chic.

Beberapa di antaranya adalah memastikan bahwa ketinggian kabin tidak memiliki pengaruh akan aliran air bersih dan sambungan listrik.

Pembangunan kabin di atas tanah dilakukan untuk menghindari dampak terhadap lingkungan. Sebab, etos hotel apung tersebut adalah kelestarian lingkungan.

Apabila kamu ingin merasakan sensasi tidur di hotel apung di tengah perairan dingin Swedia, kamu hanya perlu menempuh waktu sekitar 1 jam 15 menit saja dari Bandara Lulea.

Hotel yang kini sudah buka tidak hanya menawarkan pengalaman menginap dan pemandangan yang unik, namun juga menawarkan hidangan kuliner kelas satu di restorannya.

Kamu juga bisa memandang aurora borealis saat musim dingin tiba. (Kps.com/d)

Berita Terkait

Pariwisata

Gerakan ASRI dan Arah Baru Kebijakan Lingkungan di Era Prabowo

Pariwisata

Menakar Dampak Kehadiran PT SOL di Tapanuli Utara

Pariwisata

Ramadan 1447 H, Bupati Labura Bersama Dandim dan Kapolres Kunjungi Masjid Syuhada Desa Silumajang

Pariwisata

Pastikan Kamtibmas Selama Ramadan, Polisi dan Forkopimcam Razia Gabungan di Teluk Nibung

Pariwisata

Ipda Ramadhan Hilal Tangkap Warga Pemilik Sabu 5,88 Gram di Aek Kanopan Timur

Pariwisata

Polresta Deliserdang Gagalkan Peredaran 21 Kg Lebih Sabu, 2 Kurir Ditangkap