Liburan ke Pangandaran Tak Mau Pakai Masker, Siap-siap Diusir

Redaksi - Minggu, 30 Agustus 2020 18:45 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/08/_950_Liburan-ke-Pangandaran-Tak-Mau-Pakai-Masker--Siap-siap-Diusir.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Shutterstock.com
Pantai Pangandaran 

Pangandaran merupakan salah satu destinasi liburan favorit bagi masyarakat Ibukota Jakarta dan sekitarnya. Lokasi yang tidak terlalu jauh dan pemandangan alam yang alami selalu jadi alasan untuk traveling ke sana.

Di tengah pandemi Covid-19 serta pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar transisi, kamu masih bisa jalan-jalan ke Pangandaran. Tetapi, kamu harus disiplin menerapkan protokol kesehatan terutama memakai masker.

Jangan malas, karena dampaknya bisa fatal. Kamu juga bisa diusir dari Pangandaran jika sampai tidak mau memakai masker.

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, tidak ingin wilayahnya menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Untuk itu, Jeje meminta wisatawan memakai masker jika ingin jalan-jalan dengan nyaman.

" Kami mengingatkan agar wisatawan menjaga protokol kesehatan, terutama mengenakan masker. Wisatawan yang bandel akan kita usir daripada jadi masalah," ujar Jeje.

Jeje mengatakan pihaknya sempat ditegur Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat akibat membludaknya wisatawan akhir pekan lalu. Pemkab juga dinilai tidak bisa menerapkan protokol kesehatan di tempat wisata.

Jeje juga meminta para petugas di lapangan menindak tegas wisatawan yang tidak mengenakan masker. Jika tidak mau pakai masker, kata Jeje, petugas punya hak mengusir yang bersangkutan.

" Tinggal keberanian teman-teman di lapangan. Usir saja, mereka juga nanti akan cari masker," kata dia.

Selanjutnya, Jeje juga sudah meminta Dinas Pariwisata dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pangandaran untuk mengingatkan para pelaku usaha dalam menerapkan protokol kesehatan. Diharapkan dengan langkah tersebut, sektor pariwisata di Pangandaran tetap bisa berjalan meski di tengan pandemi Covid-19.

" Kita tidak ingin menutup kegiatan pariwisata di Pangandaran. Sebab dengan kembali dibukanya kegiatan pariwisata, roda ekonomi dapat kembali berputar. Namun dalam kegiatannya protokol kesehatan harus tetap dilakukan. Mudah-mudahan kesadaran wisatawan untuk menggunakan masker juga meningkat. Kita juga akan terus edukasi ke wisatawan agar pakai masker, sehingga tidak ada penularan (di destinasi wisata)," kata Jeje. (dream.co.id/d)


Tag:

Berita Terkait

Pariwisata

Libur Imlek 2026, Objek Wisata Danau Toba di Sirukkungan Ramai Pengunjung

Pariwisata

Pungli Berujung Perusakan Bus, Polisi Tangkap Warga Belawan

Pariwisata

Air Mancur Lapangan Adam Malik Mati, Pemko Siantar Siapkan Reaktivasi

Pariwisata

Kejati Sumut Tahan Tersangka Korupsi Proyek KSPN Danau Toba

Pariwisata

Camat Gelar Rapat Harungguan Bahas Kemajuan Haranggaol

Pariwisata

Disbudparekraf Simalungun Siapkan Tujuh Event Pariwisata 2026 di Parapat