Melaka(harianSIB.com)
Mazlina Ahmad menjadi satu dari sejumlah individu yang sibuk alang-kepalang ketika Global Travel Meet (GTM) 2025 yang dibuka Wakil Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya Malaysia, YB Datuk Khairul Firdaus Akbar Khan, 1 - 3 Oktober di WTC Kuala Lumpur.
Senior Tourism Officer Internasional Promotion Division Southeast Asia itu harus memerhatikan keperluan 600 buyer dari berbagai negara dengan 400 seller Malaysia.
Kegiatan tersebut adalah bagian dari kampanye pariwisata Visit Malaysia 2026 dengan sasaran menarik 47 juta pengunjung internasional pada tahun tersebut. Meski penat dan kadang berhadapan dengan 'permintaan' di luar agenda, Mazlina tetap menyambut gembira.
"VM 2026 tak sekadar industri tapi menonjolkan warisan budaya, lanskap alam dan keramahan dunia yang berfokus pada keberlanjutan, pemberdayaan ekonomi, pembangunan sosial, serta pelestarian budaya dan satwa liar melalui program pelatihan dan inisiatif berbasis komunitas," ungkapnya dalam siaran pers yang diterima wartawan, Kamis (9/10/2025)
Baca Juga: VM2026, Malaysia Gelar 341 Acara Hadirkan Artis Dunia dan Legacy 30 Siti Nurhaliza Pariwisata berkelanjutan adalah konsep pengembangan wisata yang memperhitungkan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan, baik untuk saat ini maupun masa depan.
"Tujuan utamanya adalah menciptakan keseimbangan jangka panjang antara manfaat pariwisata dan kelestarian sumber daya yang ada, memastikan bahwa generasi mendatang juga dapat memenuhi kebutuhannya," tambahnya.
Editor
: Wilfred Manullang