Medan(SIB)- Sejak Januari hingga Oktober 2015 Jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) berkunjung ke Sumatera Utara melalui 3 pintu masuk mencapai 188.352 kunjungan, menurun sebesar 11,45 % dibandingkan jumlah Wisman pada periode sama tahun 2014.“Persentase penurunan tertinggi terjadi di pintu masuk Pelabuhan Belawan sebesar 16,90 %, disusul Pelabuhan Kuala Namu sebesar 11,05 % dan Pelabuhan Laut Tanjungbalai Asahan 7,07 %,ujar Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Sumut Wien Koesdiatmono kepada wartawan, Rabu (2/12).Ia didampingi Kepala Bidang Distribusi BPS Sumut Bismark Pardamean Sitinjak .Wien mengatakan,dari 10 negara pasar utama Wisman yang datang ke Sumut pada Januari-Oktober 2015 masih didominasi Malaysia sebesar 54,48% disusul Singapura 5,40%,Tiongkok 2,80%, Belanda 2,37%, Jerman 2,03%,Australia 1,84%, Inggris 1,32%, Thailand 1,38%, Amerika Serikat 1,24 % dan Taiwan 1,13%" Jumlah Wisman dari 10 negara itu 74,19% dari total kedatangan wisman ke Sumut, ujar Wien.KHUSUS WISMAN OKTOBERIa mengatakan, khusus Wisman yang berkunjung di Sumut Oktober 2015 tersebut mencapai 16.430 kunjungan, menurun sebesar 6,83 % dibanding September 2015 mencapai 17.635 kunjungan.Namun jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2014,jumlah Wisman pada Oktober 2015 menurun 30,45 % yakni dari 23.624 kunjungan turun menjadi 16.430 kunjungan pada Oktober 2015.Penurunan jumlah Wisman tertinggi pada Oktober 2015 terjadi di pintu masuk Pelabuhan Laut Tanjung Balai turun sebesar 49,70 %, Bandara Kuala Namu 4,69 %. Sedangkan melalui pintu masuk Pelabuhan Laut Pelabuhan Belawan naik sebesar 4,27%.Sementara itu jumlah kedatangan Wisman selama Januari-Oktober 2015 dari 10 negara utama tersebut menunjukkan penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.Penurunan terbesar sebut Wien, terjadi pada wisman asal Amerika Serikat turun sebesar 33,,43 %. Sedangkan Wisman mengalami peningkatan yakni asal Tiongkok sebesar 15,56 %.Penurunan kunjungan Wisman Oktober 2015 mencapai 6,83% terhadap bulan sebelumnya, merupakan penurunan kunjungan Wisman yang ketiga kalinya selama 5 tahun terakhir."Penurunan ini searah dengan total kunjungan Wisman yang masuk ke Indonesia turun sebesar 4,99% atau dari 869.179 orang turun menjadi 825.818 orang. (A2/h)