Depok (SIB) -Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar (PG) Jawa Barat (Jabar) dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan, warga Jabar cukup toleran dalam memilih calon yang maju di Pilkada. Intoleransi di Jabar selama ini dikatakan Dedi hanya sedikit."Jabar itu toleran loh artinya begini, kalau isu-isu SARA itu kan biasa dalam politik. Saya kan biasa, sejak saya mencalonkan bupati periode pertama itu sudah biasa menghadapi isu itu," ujar Dedi Mulyadi di Kampus UI Depok, Kamis (21/12).Menurut Dedi, calon yang maju di Pilkada harus siap menghadapi isu-isu yang muncul, termasuk isu SARA. Yang terpenting, kata dia, penyebar isu jangan dilawan."Anggap saja kalau ada isu itu kritik bagi kita enggak boleh ada konfrontasi perlawanan. Toh pada akhirnya rakyat itu juga cerdas dalam memilih," katanya.Dedi meyakinkan bahwa orang Jabar itu toleran. "Saking tolerannya, orang Jabar itu adalah membiarkan intoleransi"."Intoleransi juga sedikit banget di Jabar. Hanya beberapa titik dan itu pun masih bisa diajak bicara. Tidak ada yang keras-keras banget. Ujungnya kan urusan hati," ucapnya.Dedi pun meyakini isu SARA tak akan efektif lagi digunakan di Pilkada. Bila isu SARA dikembangkan akan semakin membuat masyarakat jenuh melihat calon tersebut. (SP/f)