Blusukan ke Penenun Ulos, JTP Dapat Keluhan Kelangkaan Benang

- Senin, 05 Maret 2018 19:15 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2018/03/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Tarutung (SIB) -Calon Bupati Tapanuli Utara Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat (JTP) blusukan ke Desa Siraja Hutagalung, Kecamatan Siatas Barita, Jumat (2/3), bersama tim pemenangan calon bupati/wakil bupati nomor urut dua (2) JTP-Frends.Kehadirannya mendapat sambutan masyarakat setempat terutama ibu-ibu dan lansia yang umumnya adalah pengrajin tenun ulos. Mereka pun berkeluh kesah tetang kesulitan yang dihadapi para penenun ulos saat ini.Adalah Ny Hutagalung br Hutabarat (Op.Obaja) yang menjadi perwakilan para pengrajin mengutarakan keluh kesah mereka, di mana akhir-akhir ini benang yang menjadi bahan baku utama tenunan ulos telah langka dan hilang peredarannya di Tapanuli Utara.Para penenun menjadi susah dan sedih karena tiba-tiba benang hilang dari pasaran di daerah ini. Kalau pun ada harganya telah membumbung tinggi yakni dari sebelumnya Rp 180.000 per Kg menjadi Rp 300.000 per Kg. Anehnya lagi kelangkaan terjadi menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Tapanuli Utara.Atas kelangkaan tersebut, warga Desa Siraja Hutagalung yang 80 persen kaum wanitanya baik muda maupun tua menyandarkan hidupnya dari penghasilan bertenun ulos tradisional mengalami mandek produksi sehingga tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup.Mendapat keluhan kaum ibu-ibu ini, JTP cukup prihatin dan mengatakan akan menelusuri penyebab terjadinya kelangkaan agar para pengrajin ke depan tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan bahan baku tenun ulos.'Dalam blusukannya itu, JTP berbaur dengan warga dan menyampaikan komitmen dengan mencurahkan hati dan pikiran untuk membangun Bona Pasogitnya Tapanuli Utara.'Ia pun bertutur bagaimana keputusan hingga meninggalkan tugas sebagai anggota Polisi adalah untuk tujuan membangun kampung halamannya. "Saya putra Tapanuli Utara yang lahir dan besar di Silangkitan. Saya dilahirkan ibunda br Hutagalung. Saya sedih melihat kampung kita ini yang begitu-begitu saja. Saya ingin membenahi dan memberikan yang terbaik untuk Tapanuli Utara, jika Tuhan mengijinkan saya memimpin daerah ini," sebutnya. (BR7/d)


Tag:

Berita Terkait

Pemilu

Kabar Tangkap Lepas Disebut Hoaks, Satres Narkoba Sergai Beberkan Faktanya

Pemilu

PSMS Siap Bangkit, Fokus Curi Poin di Kandang Bekasi City

Pemilu

DPD Partai Golkar Kota Medan Bagikan 15.000 Takjil Selama Ramadan

Pemilu

Kios Ponsel di Batubara Hangus Terbakar saat Subuh, Kerugian Capai Rp50 Juta

Pemilu

SMP Taman Asuhan Siantar Buka SPMB, Target 128 Siswa Baru

Pemilu

Disdik Sumut Anggarkan Rp4,9 M untuk Modernisasi Lift