Humbahas (SIB) -Yayasan Surya Institute dari Jakarta melatih para guru tingkat SMP se-Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) selama 14 hari di Doloksanggul bekerjasama dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL) dan Dinas Pendidikan Humbahas. Pelatihan peningkatan kapasitas guru itu dibuka Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, Rabu (1/8) di Hotel Grand Maju Doloksanggul.
Dalam sambutannya, bupati mengharapkan supaya pelatihan diikuti dengan baik dan rileks. Guru harus focus dan harus memanfaatkan pelatihan, sehingga bisa diterapkan di sekolah-sekolah. "Hanya dengan pendidikan yang memadai ada harapan untuk masa depan Humbang Hasundutan yang lebih baik dan hebat lagi," kata Bupati Dosmar.
Pada kesempatan itu, bupati mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Surya Institute yang berkenan memberikan pelajaran kepada guru-guru termasuk pihak PT PTL yang telah mengalokasikan dana CSR-nya khusus bidang pendidikan.
"Yayasan Surya Institute akan melatih para guru selama 2 minggu, ini kesempatan emas guru untuk menggali ilmu dan mengupdate pengetahuan para profesional trainer. Maka para guru agar mengikuti pelatihan dengan sunguh-sungguh serta memberikan perhatian yang serius dan maksimal," tandasnya.
Sementara itu, Kadis Pendidikan Humbahas Jamilin Purba menjelaskan guru yang mengikuti pelatihan sebanyak 90 guru SMP se-Kabupaten Humbahas.
Pelatihan peningkatan mutu guru itu meliputi 6 mata pelajaran yaitu Bahasa Inggris, Matematika, IPS, Fisika, Biologi dan Kimia.
Pelatihan itu dibagi 6 kelas sesuai dengan mata pelajaran. Pelatihan akan berlangsung selama 14 hari, sejak 1-14 Agustus 2018 di Doloksanggul.
Sementara Manager Pemberdayaan Masyarakat PT TPL Ramida Siringoringo mengatakan, pelatihan itu wujud CSR TPL khusus bidang pendidikan. Disebutkan bahwa kualitas pendidikan menentukan ke arah mana program pembangunan itu. Sehingga sangat diharapkan ke depan Humbahas semakin baik.
Perwakilan Yaysan Surya Institute, Robbi Siregar mengatakan, kehadiran yayasan itu di Humbahas adalah untuk memberikan sumbangsih dalam peningkatan mutu pendidikan. Para pelatih lengkap dibawa dari Jakarta sesuai dengan ilmu masing-masing. (BR8/h)