Kekurangan Dosen, PTS Bisa Ajukan Permintaan Dosen ke Kemdikbud

- Senin, 27 Januari 2014 17:31 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/01/hariansib_Kekurangan-Dosen--PTS-Bisa-Ajukan-Permintaan-Dosen-ke-Kemdikbud.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Int
Ilustrasi
Jakarta (SIB)- Kemdikbud --- Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang memiliki kekurangan jumlah dosen bisa mengajukan permintaan dosen ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Saat ini Kemdikbud memiliki stok dosen lulusan S2 sebanyak 600 orang. Mereka siap mengajar di perguruan tinggi negeri maupun swasta.Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dirjen Pendidikan Tinggi Kemdikbud, Supriadi Rustad mengatakan, stok dosen yang dimiliki Kemdikbud merupakan dosen-dosen yang baru merampungkan pendidikan S2nya melalui program Beasiswa Unggulan. Bahkan, stok dosen tersebut akan bertambah, karena tahun ini sekitar 2.300 dosen akan lulus S2 dari program Beasiswa Unggulan.“Silakan minta dosen ke kita. Tapi rawatlah, gajilah, angkatlah. Tidak perlu disekolahkan, sudah kita sekolahkan,” ujar Supriadi di kantornya, Rabu (22/1).Ia menjelaskan, dosen-dosen dari program Beasiswa Unggulan tersebut merampungkan pendidikan S2nya di 15 perguruan tinggi terbaik. Mereka disekolahkan sejak tahun 2011. “Mereka adalah lulusan the best of the best,” katanya.Namun Supriadi mengaku, baru sedikit PTS yang mengajukan permintaan dosen ke Kemdikbud. Beberapa di antaranya Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) di Cirebon yang menerima 12 dosen, Universitas Indo Global Mandiri di Palembang yang menerima 12 dosen, dan Universitas Mercubuana di Jakarta yang menerima 6 dosen.Supriadi juga menambahkan, dosen yang mengajar di PTS namun belum memiliki kualifikasi lulusan S2 bisa mengajukan beasiswa ke Kemdikbud. Ia menegaskan, tidak ada diskriminasi pemberian beasiswa antara dosen di PTS dengan PTN.“Dosen itu dasarnya adalah NIDN, Nomor Induk Dosen Nasional. Perguruan tinggi negeri atau swasta karcisnya sama. Tidak dibeda-bedakan sama sekali. Jadi kalau antara negeri dan swasta, lebih banyak yang memanfaatkan beasiswa di perguruan tinggi negeri, itu tidak benar. Banyak dosen swasta yang dapat beasiswa S2 dan S3," katanya.Supriadi mengatakan, justru Beasiswa Dikti di dalam negeri lebih didominasi PTS. Pada tahun 2012 Ditjen Dikti Kemdikbud memberikan beasiswa kepada 1.662 dosen PTS dan hanya 279 dosen PTN untuk jenjang S2. Sedangkan untuk jenjang S3, PTS juga mendominasi, yaitu sebanyak 778 dosen dibandingkan dengan PTN yang hanya 706 dosen. "Yang (beasiswa) keluar negeri juga banyak,” pungkasnya. (Kemdikbud/h)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Arah Baru Pendidikan Tinggi di Era Presiden Prabowo

Pendidikan

Dosen di Makassar Viral Usai Ludahi Kasir Swalayan karena Potong Antrean

Pendidikan

Keluarga Besar UDA, ISTP dan HKBP Jalan Mojopahit Rayakan Natal, 4 Ahli Waris Alm Dr TD Pardede Hadir Beri Dukungan

Pendidikan

Kemendiktisaintek Apresiasi Respons Cepat USU Dirikan Posko Peduli Banjir

Pendidikan

Bobol Rumah Pensiunan Dosen, Pria di Medan Perjuangan Ditangkap Polisi

Pendidikan

Nasib Mahasiswa & Dosen Darma Agung Ditentukan 2 Bulan Lagi, LLDikti 1: "Kasusnya Kategori Agak Berat"