Langkat (SIB)- Sebanyak 132 pelajar (96 SD dan 36 SMP) yang tinggal di posko pengungsi Sinabung Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat mengikuti proses belajar di dua lokasi gedung dan biayanya ditanggung Pemkab Langkat .
“Pemkab dan Dinas P dan P Langkat siap melakukan pembelajaran termasuk hingga Ujian Nasional untuk keseluruhan siswa selama dalam pengungsian di Langkat†, kata Kadis Pendidikan dan Pengajaran Langkat Drs Sujarno konfirmasi wartawan ,Minggu (2/2).
Pemkab Langkat selama ini siap menampung proses belajar siswa di 2 lokasi gedung SD untuk belajar sore sedang SMP di lokasi SMP Palapa Telagah. “ Tidak ada masalah ,karena kurikulum semua sama baik SD maupun SMP swasta maupun negeri, “sebut Jarno yang baru memantau kondisi pelajar di pengungsian.
Sementara dua hari sebelumnya rombongan Ny Gatot Pujunugroho dan Kementerian Perikanan dan Keluaran RI, Jumat (31/1) memberi bantuan kepada pengungsi Sinabung di Posko Desa Telagah Sei Bingai. Di sela kunjungan singkat itu, rombongan juga makan bersama dengan pengungsi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Langkat Ir Herdianul Zally yang dikonfrimasi Minggu (2/2) mengakui, dalam kunjungan itu isteri Gubsu dan staf Kementerian Perikanan dan Kelautan juga memantau kecukupan logistik pengungsi. Pihak Kementerian PU juga menyumbang 1 truk tangki air, 4 hidran umum dan 10 WC.
Mantan pejabat Dinas PU Langkat itu juga melaporkan kondisi jumlah pengungsi hingga Minggu (2/2) sekitar pukul 12 WIB jumlah pengungsi sebanyak 716 jiwa (233 KK ) yakni 383 Laki laki dan 333 Perempuan. Masing masing Balita 124 , anak anak 166, dewasa 404 dan lansia 22 orang . (B2/c)