Pakpak Bharat (SIB)- Demi mewujudkan daerah Kabupaten Pakpak Bharat menjadi daerah yang mandiri dan sejahtera, dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal, sektor pendidikan menjadi prioritas utama yang akan diterapkan. “Oleh sebab itu, saya berharap ke depan tidak ada lagi putra putri Pakpak yang putus sekolah atau tidak sekolah.â€Knowledge of Power atau ilmu pengetahuan adalah kekuatan. Melalui ilmu pengetahuan kita dapat menaklukkan dunia. Sedangkan membaca adalah jendela dunia dengan banyak membaca kita mengetahui banyak isi dunia. Oleh sebab itu, carilah ilmu setinggi tingginya dan bacalah buku sebanyak banyaknya, selagi napas masih ada.Hal tersebut dikemukakan Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu MBA, saat launching bus gratis bagi pelajar di halaman sekolah SMK Negeri I Pergetteng Getteng Sekut Kecamatan PGGS Jumat (21/2).Dikatakan, dengan program bus sekolah gratis tersebut, akan mempermudah akses pendidikan yang murah dan cepat. Untuk itu, Remigo berharap kepada siswa/i supaya giat dan terus belajar. “Kalian sebagai generasi emas Pakpak Bharat harus sekolah dengan baik dan tekun. Kesempatan sudah saya buka dengan seluas-luasnya, tinggal kalian yang harus berusaha untuk meraihnya hingga menjadi sarjana yang berguna bagi Kabupaten Pakpak Bharat.â€Bupati menghimbau kepada siswa rajin membaca dan memaknai kata-kata motivasi yang tertulis pada bus tersebut yaitu “Knowledge is Power†berarti Ilmu Pengetahuan adalah kekuatan. “Tulisan dimaksud sengaja dibuat dengan tujuan agar setiap siswa membaca sekaligus merenungkan dibenak pikiran, karena dengan ilmu pengetahuan kita dapat menaklukan dunia,†tegas Remigo.Wilson Manik, salah seorang tokoh masyarakat yang juga Ketua Dewan Pendidikan Pakpak Bharat menyampaikan terimakasih kepada Bupati yang telah memperhatikan pendidikan di Pakpak Bharat, dengan program yang lebih memprioritaskan kepada kepentingan masyarakat kecil dalam percepatan pembangunan melalui pengadaan bus gratis bagi pelajar sekolah. “Saya merasa bangga karena berkat program ini, Kabupaten Pakpak Bharat merupakan Kabupaten pertama di Propinsi Sumatera Utara yang menggratiskan bus bagi pelajar,†ungkapnya bangga.Sementara itu, ketua Komite Sekolah SMKN I PGGS, Sonni Berutu mengungkapkan bahwa kepedulian pemerintah akan peningkatan layanan pendidikan bukan sekedar euphoria semata tapi lebih kepada keberpihakan pemerintah yang jelas nyata pada dunia pendidikan.Kadis Pendidikan dan Pengajaran, Jalan Berutu SPd MM di sela sela peluncuran bus, kepada SIB mengatakan, program pengadaan bus antar jemput siswa gratis, merupakan satu dari sekian banyak program Pemkab dalam memajukan dunia pendidikan di Pakpak Bharat. Dimulai pendidikan gratis dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi negeri, perbaikan penunjang sarana prasarana ruang belajar/buku dan perpustakaan maupun peningkatan kualitas SDM Guru selaku tenaga pengajar. Pengadaan bus gratis untuk antar jemput siswa, dimulai sejak tahun 2010 pada awal pemerintahan Bupati Remigo. Sebanyak empat bus sekolah gratis diperuntukkan bagi antar jemput pelajar mulai dari SD sampai tingkat SMA.Minimnya alat transportasi umum, sedangkan 4 unit bus yang disediakan tidak sanggup mengangkut siswa karena hampir semua sekolah jarak tempuhnya lumayan jauh dari tempat tinggal mengakibatkan para siswa harus berjalan kaki pergi pulang sekolah. Untuk menyikapinya, Bupati pada tahun anggaran 2013 lalu, kembali mengambil kebijakan untuk menambah dua lagi armada bus sekolah gratis sehingga Pemkab saat ini memiliki 6 unit bus guna antar jemput siswa/i. Dikatakan, enam bus sekolah akan beroperasi setiap harinya dengan jadwal dua kali dalam satu hari, yakni pada pukul 06.00 Wib – 07.30 dan pukul 13.30 – 15.30 wib (disesuaikan dengan jam pulang sekolah). Launching ditandai dengan menggilas “telor simalum-malum†dengan arti, penumpang dan pengemudi bus agar selalu sehat serta dijauhkan dari marabahaya.Suasana terlihat riuh saat Bupati didampingi Kadis Pendidikan bersama puluhan siswa/i naik ke bus. Remigo langsung menyetir dan menjalankan bus sebagai tanda mengawali pengoperasian. Sejumlah siswa berseloro, “O o o e, pertama kali Bupati supir antar jemput kita ke sekolah, mantap ni, sebut mereka sambil bersorak kegirangan.†Mendengar ocehan siswa, Remigo bersama Kadis senyum simpul sambil melirik kiri dan kanan.Hadir dalam acara lunching, Ketua TP PKK, Ny Made Tirta SSos, sejumlah pimpinan SKPD, anggota DPRD, para warga sekitar dan ratusan siswa/i. (B6/f)