Irwan Danny Mussry kerap mendapat ucapan selamat atas berbagai peresmian butik-butiknya di Indonesia yang mengusung merk-merk papan atas dunia. Melalui perusahaannya, PT Timerindo Perkasa International, Kamis (2/6) kemarin, Irwan yang duduk sebagai President & CEO, resmi membuka Butik Chopard di Plaza Indonesia, sekaligus butik pertama bagi Chopard di Indonesia. Tak tanggung, Co-President Chopard, Caroline Scheufele pun, langsung datang dari Eropa menghadiri peresmian yang dilangsungkan di Grand Hyat Hotel, Jakarta, memberi kata sambutan di depan ratusan undangan yang kebanyakan dari kaum sosialita seraya mengucapkan selamat kepada Irwan. Dengan pembukaan Butik Chopard, perusahaan Irwan kini memegang 40 lebih hak eksklusif retail perhiasan dan produkproduk life style merek papan atas dunia di Indonesia dan Singapura. Di bawah perusahaannya yang lebih dikenal Time International, penjualan berbagai label produk antara lain Rolex, Tag Heuer, Cartier, Chanel dan lainnya, telah mencapai sukses di bawah kendali tangan dingin pria kelahiran Surabaya pada November 1962 ini. Dengan kerja keras, Irwan merintis dari awal usahanya sejak tahun 80-an sebagai pribadi pedagang barang-barang bermerek secara informal dan kini sosok pria yang ramah ini memiliki jaringan rekan bisnis yang luas di dalam negeri maupun manca negara. Setelah berkecimpung sekitar 30 tahun-an mengelola Time International, Irwan masih berkibar. Di tengah-tengah lesunya ekonomi saat ini, justru Irwan dengan insting bisnisnya berani memboyong Chopard ke Indonesia untuk memenuhi cita rasa para konsumen yang sangat selektif. DARI PERUSAHAAN KELUARGA Chopard sendiri, diawali oleh pengusaha jam tangan di Swiss pada tahun 1860 bernama Louis Ulysse Chopard di Swiss selama 3 generasi. Pada tahun 1963, karena generasi ke 4 Louis tak ada yang mau melanjutkan warisan Chopard, maka oleh cucu Louis dialihkan ke perusahaan asal Phforzeim, Jerman, yang dikelola oleh keluarga Karl Scheufele (ayah Caroline, sang Co-President Chopard) dengan kesepakatan untuk dilestarikan nilai-nilai peninggalan sejarahnya (heritage). Kini Chopard sudah mengembangkan produknya, seperti busana dan perhiasan. Di antara produk Chopard yang dipajang pada malam peresmian itu, antara lain sepasang anting seharga Rp.14 miliar dan jam tangan senilai Rp.2,2 miliar. (R1/y).