Sibuk Adili Jessica Hingga Sidang di MK, Hakim Binsar Punya Tips Atur Waktu

- Minggu, 04 September 2016 17:32 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2016/09/hariansib_Sibuk-Adili-Jessica-Hingga-Sidang-di-MK--Hakim-Binsar-Punya-Tips-Atur-Waktu.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Binsar Gultom
Jakarta (SIBB)- Wajah hakim Binsar Gultom mulai familiar di publik karena mengadili Jessica Kumala Wongso dengan jadwal sidang yang cukup padat. Waktu Binsar semakin tersita karena ia juga harus bolak-balik sidang di Mahkamah Konsitusi (MK). Tak hanya itu, ia juga harus mengajar di akhir pekan. "Iya (minum vitamin). Kepadatan jadwal saya, memang kita harus pintar-pintar menjaga kesehatan," kata Binsar di sela-sela sidang di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (29/8).Binsar ke MK karena sedang menggugat UU MA. Ia meminta syarat hakim agung dari jalur nonkarier diperberat karena dengan aturan yang sekarang, aturan itu membuat peluangnya menjadi hakim agung semakin kecil. Akibat gugatan itu, Binsar harus pandai-pandai mengatur waktu dengan sidang Jessica."Makanya tadi, saya izin kapada Yang Mulia hakim, tolong jangan diubah hari Rabu. Karena sidang di PN Jakpus, Jessica ya hari Rabu. Kami sudah mengatur jadwal sedemikian rupa," ujar hakim yang pernah mencoba mendaftar pimpinan KPK pada 2007 tapi gagal. Ruwetnya agenda Binsar diperpanjang dengan tinggalnya ia di Depok."Rumah saya di Depok. Saya harus berangkat jam 05.30 WIB. Supaya tidak telat. Apalagi sekarang MA sedang berbenah. Reformasi birokrasi harus sampai jam 07.30 WIB. Dan dari kantor, pengadilan, walaupun ada sidang yang selesai jam 22.00 WIB, kadang jam 19.00 WIB, Jessica ya, saya tetap harus istirahat di PN Jakpus," tutur Binsar. Bila sidang tidak ramai, Binsar memilih istirahat di kantor sambil menunggu lalu lintas Jakarta terurai. Jelang tengah malam, ia baru menyusuri jalanan kembali ke rumahnya di selatan Jakarta."Dan itulah saya kesempatan setelah istirahat, tidur sebentar lalu belajar atau membuat putusan. Karena perkara yang kami tangani tidak hanya Jessica. Nah jadi jam 22.00 WIB akhirnya kita mensiasati pulang ke Depok. Kan tol sudah sepi tuh. Sampai di Depok langsung tidur, bangun lagi jam 04.00 WIB," cerita Jessica.Kepadatan Binsar bukannya berkurang di akhir pekan, sebab ia harus mengajar di FH Universitas Esa Unggul, Jakarta."Ngajar itu buat saya refresing. Ketemu mahasiswa. Ketawa-ketawa. Saya nggak pernah lagi kasih mereka teori. Saya ceritakan saja tentang persidangan. Cerita-cerita di situ," pungkas hakim karier yang pernah mencoba menjadi hakim agung dari jalur nonkarier pada 2012 tetapi gagal. (Detikcom/ r)


Tag:

Berita Terkait

Profil

HUT ke-42 Punguan Manik Tebingtinggi Ajak Rajut Kebersamaan dan Pererat Persaudaraan

Profil

Satu Tahun Berjalan, Program CKG di Kota Medan Capai 96 Persen Sekolah

Profil

Dinkes Sumut: Anggaran Rp2,7 M untuk Bus Klinik Lapangan, Bukan LC 300 GR Sport

Profil

Sertifikat Lahan Transmigran Kalsel Dipulihkan, Komisi II: Usut Tuntas Oknum yang Terlibat Penghapusan Tanah

Profil

Menohok, Anggota DPR Sebut Pernyataan Jokowi soal UU KPK Tak Tepat

Profil

Usut Dugaan Suap Impor, KPK Buka Kemungkinan Pemanggilan Gito Huang