Godfried Lubis, Walau Bukan Sintua, Tetap Perhatian HKBP

- Minggu, 19 Februari 2017 16:51 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir022017/hariansib_Godfried-Lubis--Walau-Bukan-Sintua--Tetap-Perhatian-HKBP.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/dok
Ucapan Selamat: Anggota DPRD Medan Drs Godfried Effendi Lubis, MM mendapat ucapan selamat dari Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing dan Sekjen HKBP Pdt Dr David Sibuea pada pelantikan Pengurus Yayasan UHN, baru-baru ini di Medan.
Medan (SIB)- Separuh hidup Drs Godfried Effendi Lubis, MM  tinggal di Bait Allah (Gereja), sejak lahir, anak-anak, remaja sampai pemuda. Pasalnya, ayahandanya Pdt Carles Lubis adalah pendeta di HKBP. Mereka berpindah-pindah, dari Karo sampai Cijantung, sehingga tidak heran kalau Anggota DPRD Medan ini fasih berbahasa Karo.Walau bukan seorang sintua, namun politisi P Gerindra ini konsern memperhatikan gereja. Mulai sebagai anggota koor, ketua panitia pembangunan, dan banyak lagi di institusi gereja digelutinya. Pada masa kepemimpinan HKBP periode 2012-2016 dengan Ephorus Pdt WTP Simarmata MA dia diangkat jadi Anggota Badan Audit HKBP.Latar belakang pendidikan sarjana akuntansi dan memiliki latar belakang sebagai konsultan pajak membuat pria berkening lebar dan berkumis tipis ini dipercaya untuk mengaudit aset-aset dan keuangan HKBP. Padahal waktu itu dia masih aktif sebagai Anggota Majelis Pekerja Sinode Distrik (MPSD) HKBP Distrik X Medan-Aceh.Sampai sekarang dia dipercaya menjadi Anggota Badan Audit HKBP Distrik X Medan-Aceh dan pengurus yayasan di universitas milik HKBP. Darah sebagai penginjil mengalir pada dirinya, namun dia tidak berkhotbah di altar gereja, namun berbuat untuk kemuliaan nama Tuhan. Di lembaga legislatif  tidak jemu-jemunya dia memperjuangkan hak-hak masyarakat tanpa membedakan suku, agama dan ras.Bersama anggota DPRD Medan yang beragama Kristen lainnya berhasil menggolkan honor guru sekolah minggu masuk dalam APBD sejak tahun 2013 sampai sekarang. Sekarang masih digodog anggaran untuk sintua (Protestan) dan ketua-ketua lingkungan (Katolik) agar mendapat honor per bulan dan dibayarkan per akhir tahun.Namanya jadi booming ketika ikut memperjuangkan revisi Perda PBB yang awalnya sangat memberatkan masyarakat kini sudah turun dan terjangkau oleh ekonomi lemah. Kemudian dia mengkritisi dengan tajam pembiaran yang dilakukan oleh Dinas Pertamanan terhadap penjaga Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen di Simalingkar B yang dimonopoli oleh kelompok tertentu sehingga biaya bangun makam ditetapkan sangat mahal.Meski kerja para mafia kuburan masih berlangsung, tapi akibat protes masyarakat terkait adanya diskriminasi oleh mafia, maka lahirlah Perda Pemakaman dan Perabuan Mayat pada tahun 2011. Pertama kali masuk ke DPRD Medan dia dihantarkan oleh Partai PKDI dan  pada periode kedua dia bersama Partai Gerindra. Keberhasilannya menjadi anggota DPRD Medan dua periode tidak lepas dari dukungan warga gereja dari semua denominasi. (A10/d)


Tag:

Berita Terkait

Profil

Terekam CCTV, Diduga Hendak Marampok, Tiga Penjahat Aniaya Seorang Pria di Belawan

Profil

HUT ke-42 Punguan Manik Tebingtinggi Ajak Rajut Kebersamaan dan Pererat Persaudaraan

Profil

Satu Tahun Berjalan, Program CKG di Kota Medan Capai 96 Persen Sekolah

Profil

Dinkes Sumut: Anggaran Rp2,7 M untuk Bus Klinik Lapangan, Bukan LC 300 GR Sport

Profil

Sertifikat Lahan Transmigran Kalsel Dipulihkan, Komisi II: Usut Tuntas Oknum yang Terlibat Penghapusan Tanah

Profil

Menohok, Anggota DPR Sebut Pernyataan Jokowi soal UU KPK Tak Tepat