Kaiane Lopez, Mantan Miss World yang Jadi Wali Kota Gibraltar

- Minggu, 30 April 2017 15:17 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir042017/hariansib_Kaiane-Lopez--Mantan-Miss-World-yang-Jadi-Wali-Kota-Gibraltar.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Mantan Miss World, Kaiane Lopez mencatat sejarah sebagai wali kota termuda Gibraltar, sebuah wilayah koloni Inggris di selatan Spanyol, setelah diambil sumpahnya. Perempuan berusia 30 tahun itu telah mendapat julukan wali kota tercantik di dunia.Beberapa saat setelah memegang jabatan, Lopez sudah dihadapkan pada pertanyaan mengenai nasib Gibraltar terkait negosiasi Brexit dan berpisahnya Inggris dari Uni Eropa (UE). Lopez yang menyatakan dirinya bangga menjadi warga Inggris menegaskan bahwa Gibraltar tetap akan menjadi wilayah persemakmuran meski Inggris nantinya meninggalkan UE.Ibu satu anak itu menjadi terkenal setelah memenangkan kontes Miss Gibraltar yang diikuti dengan Miss World pada 2009. Dia menjadi perempuan pertama dan satu-satunya dari Gibraltar yang berhasil meraih prestasi tersebut.Sebelum memenangkan kontes kecantikan internasional itu, Lopez yang fasih berbahasa Inggris dan Spanyol bekerja sebagai petugas human resources di Rumah Sakit St Bernard. Dia dan suaminya, Aaron baru saja memiliki seorang putri yang lahir tahun lalu bernama Kalia.Lopez mengakui tugasnya sebagai wali kota tidak akan mudah terutama terkait dengan Brexit. Rancangan panduan negosiasi Brexit yang dirilis oleh Brussels membuat Spanyol dapat menolak perjanjian apa pun yang diterapkan kepada The Rock, julukan Gibraltar.Spanyol telah mengisyaratkan akan menggunakan Brexit untuk mengakhiri pendudukan Inggris di Gibraltar yang telah berlangsung selama 300 tahun. Namun, Lopez telah menegaskan bahwa Gibraltar akan selalu menjadi wilayah Inggris. Dia pernah mengungkapkan kekesalannya dengan sikap Spanyol yang mencoba memasukkan Gibraltar dalam negosiasi Brexit."Kami memang merasakan ketidakpastian, semua mendiskusikannya. Tetapi kami telah ditekan oleh Spanyol sejak lama. Sejak saya masih sangat muda saya sudah mengetahui Spanyol menginginkan wilayah kami," katanya sebagaimana dilansir dari Mirror, Senin (10/4). Lopez mengatakan bahwa dirinya yakin Inggris akan melindungi Gibraltar dan rakyatnya. Menurutnya, warga Gibraltar akan terpukul jika mereka terpisah dari Inggris yang menjadi daerah asal mereka. (okezone.com/l)


Tag:

Berita Terkait

Profil

Terekam CCTV, Diduga Hendak Marampok, Tiga Penjahat Aniaya Seorang Pria di Belawan

Profil

HUT ke-42 Punguan Manik Tebingtinggi Ajak Rajut Kebersamaan dan Pererat Persaudaraan

Profil

Satu Tahun Berjalan, Program CKG di Kota Medan Capai 96 Persen Sekolah

Profil

Dinkes Sumut: Anggaran Rp2,7 M untuk Bus Klinik Lapangan, Bukan LC 300 GR Sport

Profil

Sertifikat Lahan Transmigran Kalsel Dipulihkan, Komisi II: Usut Tuntas Oknum yang Terlibat Penghapusan Tanah

Profil

Menohok, Anggota DPR Sebut Pernyataan Jokowi soal UU KPK Tak Tepat