Mengenal Abdullah Alhabshee, Si Pemalu di Balik Presiden Singapura

- Minggu, 24 September 2017 15:08 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir092017/hariansib_Mengenal-Abdullah-Alhabshee--Si-Pemalu-di-Balik-Presiden-Singapura.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Jakarta (SIB)- Pepatah di balik kesuksesan pria selalu ada perempuan hebat juga berlaku sebaliknya. Buktinya adalah Mohammed Abdullah Alhabshee, suami presiden perempuan pertama Singapura, Halimah Yacob. Mantan pengusaha ini telah memenuhi peran sebagai suami maupun pendukung politik utama bagi Halimah.Sejak menjalin rumah tangga, Mohammed mencurahkan perhatian bagi keluarga. Ia merawat dan mendidik lima anaknya (dua lelaki dan tiga perempuan). Selain itu ia juga yang biasa berbelanja kebutuhan harian dan menangani berbagai urusan domestik rumah tangga seperti membayar tagihan. Sejak Halimah mencalonkan diri menjadi calon presiden ia pun beberapa kali menjadi pendamping di acara publik.Halimah Yacob dan Mohammed Abdullah Alhabshee bertemu semasa kuliah di Singapore University, (sekarang National University of Singapore). Mereka kuliah di dua fakultas berbeda, Halimah di Fakultas Hukum dan Mohammed di Fakultas Sains Jurusan Fisika. Pertemuan keduanya baru terjadi dalam sebuah acara yang diselenggarakan Masyarakat Muslim di kantin persatuan siswa."Ada sebuah kantin di sana, tempat untuk saling berkenalan. Tentu saja dia yang mengejarku!," ucap Halimah dalam sebuah wawancara dengan Straits Times dalam sebuah wawancara. Keduanya menikah dua tahun setelah lulus kuliah. Sebagai pasangan muda tentu rumah tangga yang dijalani penuh dengan kesederhanaan. Abdullah Alhabshee hanya sanggup menyewa rumah susun sederhana tapi tak pernah mengambil jarak dari tetangga kanan-kiri. Hingga 30 tahun lalu mereka hijrah ke sebuah rumah susun seharga 75 ribu dolar Singapura, dengan lima kamar.Ibunda Abdullah Alhabshee sengaja diminta tinggal di apartemen yang sama meski beda lantai. Hal ini agar memudahkannya merawat sang bunda hingga berpulang pada 1999. Sementara ibu mertuanya sengaja tinggal bersama mereka, hingga berpulang pada 2015. "Itu momen paling menyedihkan dalam hidup saya," ujar Halimah.Pasangan Mohammed Abdullah Alhabshee dan Halimah Yacob sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan. Bagi keduanya, keluarga adalah segalanya. Tak heran bila segala kebijakan yang dibuat senantiasa dikaitkan demi kepentingan bersama. "Bila kamu sesuatu tentu tidak hanya berpikir untuk diri sendiri, tapi karena memang bermanfaat untuk anggota keluarga kita," ujar Halimah kepada The Independent pada 2013.Abdullah Alhabshee diketahui mahir bermain gitar dan drum, dan bergabung dengan sebuah grup band. Dia juga pandai bernyanyi dalam bahasa Tamil. Namun ia tak pernah mengundang istrinya untuk menontonnya beraksi di atas panggung, Halimah-pun tak pernah berinisiatif datang ke acara tempat musik itu.Halimah menyebut suaminya pemalu ketika berhadapan dengan media. Lelaki berusia 63 tahun itupun irit bicara di depan wartawan. Tapi ketika ditanya apakah merasa bangga istrinya menjadi presiden, Abdullah Alhabshee menjawab dengan mantab. "Tentu saja!" (f)


Tag:

Berita Terkait

Profil

Terekam CCTV, Diduga Hendak Marampok, Tiga Penjahat Aniaya Seorang Pria di Belawan

Profil

HUT ke-42 Punguan Manik Tebingtinggi Ajak Rajut Kebersamaan dan Pererat Persaudaraan

Profil

Satu Tahun Berjalan, Program CKG di Kota Medan Capai 96 Persen Sekolah

Profil

Dinkes Sumut: Anggaran Rp2,7 M untuk Bus Klinik Lapangan, Bukan LC 300 GR Sport

Profil

Sertifikat Lahan Transmigran Kalsel Dipulihkan, Komisi II: Usut Tuntas Oknum yang Terlibat Penghapusan Tanah

Profil

Menohok, Anggota DPR Sebut Pernyataan Jokowi soal UU KPK Tak Tepat