Liao Zhi Sukses Jadi Penari Meski Tak Punya Kaki

- Minggu, 10 Desember 2017 16:49 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2017/12/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Jakarta (SIB)- Sebagian orang tentu akan merasa putus asa dan sulit menerima keadaan saat kehilangan bagian dari anggota tubuhnya. Tapi wanita asal China ini menginspirasi karena berhasil bangkit usai ditimpa musibah yang bertubi-tubi.Liao Zhi adalah seorang penari yang tinggal bersama putri dan suaminya. Ia, adalah seorang guru tari di Sichuan, China. Hidupnya tampak sempurna, sebelum akhirnya sebuah musibah terjadi. Pada 2008 ia harus kehilangan putrinya yang berusia 10 bulan dan kakinya karena tragedi gempa di Sichuan.Tubuh Liao saat itu tertimbun reruntuhan bangunan rumahnya sendiri dan menyebabkan kakinya harus diamputasi. "Di bawah reruntuhan, aku terus bernyanyi untuk putriku agar membuatnya tetap terjaga. Tapi akhirnya aku kehilangan dia, aku menyesal dan meragukan kemampuan protektifku sebagai seorang ibu," cerita Liao kepada South China Morning Post.Gempa Sichuan telah membuat Liao hancur, setelah secara tragis kehilangan kakinya, putrinya, dan juga ibu mertuanya. Alih-alih membantu Liao mengatasi depresi dan tantangan fisik, suaminya memutuskan untuk berpisah dan menceraikannya.Tapi, wanita berusia 32 tahun ini tak pernah menyerah dengan hidupnya. Liao masih tetap menari dan mencoba memukau penonton dengan tariannya meskipun ia tak memiliki kaki lagi. Bahkan ia dan rekannya berhasil mengalahkan puluhan penari lainnya dan memenangkan hadiah juara pertama di reality show CCTV Dance Out My Life pada 2013."Tepuk tangan gemuruh dari penonton sangat menyentuhku. Setelah pengalaman ini, saya tahu menari tanpa kaki bukanlah hal yang mustahil dan saya ingin melanjutkan," katanya.Namun, Liao juga mengungkapkan bahwa banyak netizen yang menganggap dirinya sebagai penipu dan hanya mencari sensasi saja. Tak sedikit netizen merasa tak percaya jika Liao mampu menari hanya membutuhkan waktu dua bulan setelah kakinya diamputasi."Sembilan puluh sembilan persen pengguna internet skeptis tentang penampilanku. Mereka mengira itu tipuan atau hype media karena sepertinya tidak mungkin seseorang bisa menari dua bulan setelah kakinya diamputasi," jelas Liao.Setelah dilengkapi dengan prostetik atau alat bantu jalan yang menyerupai kaki, Liao belajar menari lagi dan saat ini sesekali ia diajak tampil untuk menari di acara perusahaan tertentu. Meski kehilangan kedua kakinya, Liao mampu berdiri dan menunjukkan kepada orang bahwa segala sesuatu bisa dilakukan dengan tekad dan motivasi. (Detikcom/d)


Tag:

Berita Terkait

Profil

Polisi Tangkap Tiga Pencuri Batik Senilai Rp 1,3 Miliar di JICC

Profil

Tudingan Setoran Fantastis Rp 1 Miliar, Kapolres Bima Kota Jadi Sorotan

Profil

Mabes Polri Proses Eks Kapolres Bima Kota, Oknum Terlibat Terancam Sanksi

Profil

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terima Kunjungan Edukatif Pesantren Darularafah Raya di Fuel Terminal Medan

Profil

Cipta Kondisi di Rantauprapat, Polres Bersama Kodim dan Pemkab Labuhanbatu Patroli Gabungan

Profil

Libur Panjang Imlek 2026, Jasamarga Catat Peningkatan Volume Lalin di 6 Ruas Tol Regional Nusantara