Medan (SIB)- Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Deli Serdang telah memberikan izin No:421/1381/PDM/2016 kepada Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari Helvetia, untuk menerima siswa baru Tingkat SMK dengan Bidang Studi Keahlian Seni Kerajinan dan Pariwisata, Program Studi Keahlian Tata Busana, Paket Keahlian Busana Butik.Hal ini tertuang dalam surat yang ditandatangani Kabid Dikdasmenjur Dinas Pendidkan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Deli Serdang Juri Amir SPd.Surat tersebut juga ditembuskan kepada Dirjen Dikdasmen Kemdikbud, Bupati Deli Serdang, dan Dinas Pendidikan Sumut.Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Pangeran Antasari Suryani SPd didampingi Koordinator YP Pangeran Antasari Herli Leo Aritonang, Syaiful Anwar (guru BP), Posma Butarbutar SPd dan Zamiah SPd mengatakan, pendidikan program keahlian tata busana butik SMK saat ini sangat dibutuhkan.Dalam hal ini, pihaknya sudah siap dengan Program Studi Keahlian Tata Busana yang izinnya baru saja diberikan kepada SMK Pangeran Antasari.Menurutnya, untuk Kabupaten Deli Serdang Program Studi ini belum banyak. Karena itu, pada tahun ajaran baru ini pihaknya akan menerima siswa baru Program Studi Keahlian Tata Busana."Untuk daerah Labuhan Deli, baru SMK Pangeran Antasari yang memiliki Program Studi Keahlian Tata Busana,"kata wanita berkerudung ini lagi.Dikatakan Suryani, Program Studi Keahlian Tata Busana ini, selain memberikan keterampilan, juga memberikan lulusan yang siap bekerja maupun membuka usaha sendiri.Karena itu, ucapnya, untuk menarik minat siswa SMK, pihaknya akan menggelar berbagai even besar, seperti mengadakan perlombaan fashion show dan mengundang perancang busana terkenal dari Jakarta, dengan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Sumut."Even ini juga dalam rangka sosialisasai Program Studi Keahlian Tata Busana di SMK Pangeran Antasari ke masyarakat. Dan mendukung program Dinas Pendidikan Provinsi,"katanya.Hal senada juga diungkapkan Koordinator YP Pangeran Antasari Herli Leo Aritonang, kehadiran Program Studi Keahlian Tata Busana di SMK Pangeran Antasari ini, salah satu cara untuk meningkatkan skill dan menambah pengalaman siswa SMK khususnya program keahlian tata busana yaitu dengan melaksanakan praktek kerja industri (prakerin)."Dalam hal ini, kami sudah melakukan banyak kerjasama dengan sejumlah butik dan konfeksi,"katanyaLeo menyebutkan, tujuan utama SMK Pangeran Antasari dalam program studi tersebut, yaitu mempersiapkan siswa menjadi tenaga kerja handal dengan mengutamakan kemampuan kejuruan jenis tertentu."Secara tak langsung progran ini juga turut mendukung program pemerintah dalam dunia pendidikan. Sehingga, angka penggangguran dapat ditekan,"ucap Leo.Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari Dr Tommy Leonard SH MKn mengatakan, bahwa tujuan program keahlian busana butik mempersiapkan peserta didik, agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan, sebagai tenaga kerja tingkat menengah, sesuai dengan kompetensi dalam program keahlian pilihannya.Kemudian, kata Tommy, program keahlian Busana Butik ini dapat membekali siswa, agar mampu memilih karir,ulet dan gigih dalam berkompetensi, beradaptasi di lingkungan kerja dan mengembangkan sikap propesional, dalam bidang keahlian yang diminatinya."Dengan bekal tersebut, anak-anak kita yang memilih program keahlian Busana Butik ini mampu mengembangkan diri dikemudian hari, baik secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi,"kata pria yang baru-baru ini mendapat penghargaan sebagai tokoh pendidikan di Sumatera Utara ini meyakinkan. (R6/h)