Kadisdikbud Taput Kukuhkan Siswa Angkatan III SMA N 3 Tarutung

- Rabu, 06 April 2016 17:46 WIB
Tapanuli Utara (SIB)- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Jamel Panjaitan mengukuhkan siswa angkatan III (Kelas x) dan melepas siswa kelas XII (Kelas III) yang diproyeksikan menjadi sekolah unggulan di Desa Simamora Kecamatan Tarutung, Kamis, (31/3).

Pengukuhan ke 95 siswa baru itu ditandai dengan penandatanganan naskah pengukuhan, pemakaian atribut secara simbolis, sedangkan pelepasan ditandai dengan pemberian “boras sipirni tondi” sebagai restu dan tradisi melestarikan budaya Batak dilakukan Kadisdikbud yang dimeriahkan dengan penampilan kreasi peraturan baris berbaris (PBB), karate, tortor dan paduan suara yang cukup menghibur kegiatan tersebut.

Bupati Taput melalui Kadisdikbud dalam sambutan tertulisnya menghimbau agar para pendidik dan segenap stake holder pendidikan lainnya agar jangan hanya mengejar kecerdasan intelektual atau kecerdasan otak saja.

“Hari ini adalah momen penting dalam sejarah peningkatan akses pendidikan yang berkualitas di Taput sebagaimana diketahui bersama mereka akan menghadapi Ujian Nasional (UN) pada tanggal 4-6 April 2016 dan pengukuhan siswa/i,”ujarnya.

Pada kesempatan itu juga Kadisdikbud juga mengucapkan terimakasih dengan berbagai prestasi yang telah diperoleh siswa pada setiap pelaksanaan lomba khususnya bidang akademik Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang hampir semua kejuaraan diraih SMA N 3 Tarutung dan berharap agar siswa/siswi berkarakter unggul dan cerdas serta kompetitif.

Di penghujung acara, sang juara Pebri S Sinaga salah satu siswi kelas XI SMA N 3 Tarutung yang pernah mengikuti lomba menulis surat untuk tingkat nasional itu meluangkan waktunya membacakan kepada Presiden RI Joko Widodo di depan umum yang pada intinya agar Presiden mengkaji ulang putusan dalam mengalihkan pengelolaan SMA kepada provinsi.

“Kalau memang bisa, kami meminta agar Presiden tetap memberikan pemerintah daerah untuk menjadi pemerhati kami. Kami akan merasa lebih dekat terhadap pemerintah daerah kami, daripada kepada pemerintah provinsi, sebab pemerintah daerahlah yang benar-benar tahu, bagaimana keadaan kami,” ungkap Pebri. (E02/h)


Tag:

Berita Terkait

Sekolah

Kejati Sumut Tahan Tiga Eks Kepala KSOP Belawan, Diduga Rugikan Negara Miliaran

Sekolah

Emas Stabil di 5.173 Dolar AS, IHSG Anjlok 1,37 Persen

Sekolah

Polda Sumut PDTH 61 Personel Terlibat Kasus Narkoba

Sekolah

Polres Batubara Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Bersama Anak Yatim

Sekolah

Zakiyuddin Harahap Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid Jami’ dan Perkuat Syiar serta Lindungi Generasi Muda

Sekolah

7 Rumah Rusak Berat Akibat Bencana Longsor di Desa Hiliofanaluo, Pemkab Nisel Diminta Mitigasi Potensi Bencana