Medan (SIB)- Berbagai upaya dilakukan pihak sekolah untuk meningkatkan kompetensi dan prestasi siswa, diantaranya dengan mengintensifkan komunikasi dengan orang tua siswa. Kami mulai melakukan pertemuan intensif dengan pihak orang tua agar terjalin hubungan yang harmonis antara pihak sekolah dengan orang tua siswa.Karena peran orang tua sangatlah berpengaruh bagi perkembangan pendidikan siswa. Untuk itu perlu dijalin hubungan antara orang tua dengan pihak sekolah agar tetap bersinergi dalam usaha meningkatkan kemajuan dan kesuksesan peserta didik, kata Kepala SMA Dwiwarna, Syamsul Bahri SSos di Medan, Rabu (13/4).Mengacu pada Permendikbud No 22 dan 23 tahun 2015 tentunya diharapkan kepada orang tua siswa lebih memperhatikan perkembangan anaknya secara berkesinambungan dalam melakukan kontak sosial dengan pihak sekolah.“Dengan terjalinnya komunikasi yang harmonis antara pihak sekolah dengan orang tua, maka apa yang menjadi masalah dalam meningkatkan kualitas pendidikan atau kompetensi siswa dapat tercapai. Tentunya dengan solusi yang saling membantu dan kesepahaman semua pihak,†kata Syamsul.Menurutnya, tujuan pertemuan yang akan rutin dilakukan itu untuk menyamakan kesepahaman serta menciptakan hubungan yang baik, sehingga apa yang menjadi tujuan pendidikan dapat tercapai.“Dengan terjalinnya hubungan harmonisasi antara pihak sekolah dengan orang tua siswa, kita harapkan dapat meningkatkan kompetensi dan prestasi para peserta didik kita,†kata Syamsul.Disebutkannya, sejak lahir anak telah berinteraksi dengan keluarga sebagai pendidik yang pertama dan utama. Hal ini menunjukkan keterlibatan keluarga dalam pendidikan merupakan salah satu sarana dalam meningkatkan prestasi anak.Dalam pertemuan banyak permasalahan yang akan dibahas dan didiskusikan seperti pola belajar, karakter, disiplin, lingkungan sosial dan bakat siswa, sehingga dengan demikian anak merasa bersemangat karena lebih diperhatikan oleh orang tuanya.Dia juga menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai upaya sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan khususnya di sekolah Dwiwarna, sehingga menghasilkan budaya berprestasi dan berbakat.Dengan adanya globalisasi dan maraknya penggunaan teknologi informasi di seputar kehidupan anak juga membuat tantangan dalam mendidik untuk lebih tanggap dan respon dan memonitor pada perkembangan terkini.Itu perlu dilakukan agar anak tidak salah dalam mengaplikasikan perkembangan teknologi, sehingga karakter dan pola belajar anak di sekolah dapat berjalan sesuai dengan harapan bersama, katanya. (A01/c)