Disdik Labuhanbatu dan USAID Prioritas Sumut Konsultasi Publik Guru Pembelajar

- Rabu, 08 Juni 2016 17:19 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2016/06/hariansib_Disdik-Labuhanbatu-dan-USAID-Prioritas-Sumut-Konsultasi-Publik-Guru-Pembelajar.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/dok
KOSULTASI PUBLIK: Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap foto bersama Manager USAID Prioritas Sumut Agus Marwan, Kadis Pendidikan Labuhanbatu Sarimpunan Ritonga, Kepala Bappeda Hobol Zulkifli Rangkuti SSos (kiri), Ketua Dewan Pendidikan Ngampuni Tarigan SP
Rantauprapat (SIB)- Dinas Pendidikan Labuhanbatu bekerjasama dengan USAID Prioritas Sumatera Utara menggelar Konsultasi Publik tentang Guru Pembelajar, Jumat (3/6) di Permata Land Hotel Rantauprapat.Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap pada kesempatan itu mengibaratkan guru seorang atlet profesional. Atlet dalam meraih prestasi dan memenangi pertandingan harus terus berlatih dengan disiplin sehingga tumbuh dan berkembang keterampilannya terasah. Demikian diharapkan Pangonal kepada para guru, sehingga guru dan anak-anak didiknya berprestasi."Guru dituntut meningkatkan kompetensi terus menerus. Guru senanatiasa mengembangkan kapasitas, tidak cukup hanya membaca buku-buku tentang teori pembelajaran, tetapi harus terus berlatih dan guru harus terus mengalami Continued Improvement (Peningkatan yang berkelanjutan)," ujarnya."Continued Improvement inilah yang kita sebut sebagai pengembangan keprofesian berkelanjutan atau yang  disingkat PKB," harapnya.Sesuai Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 16 tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, maka PKB terdiri dari 3 komponen, yaitu pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif. Dalam mengimplementasikan ketiga komponen PKB itu, pemerintah dan pemerintah daerah wajib membantu dan memasilitasi guru.Seorang ahli manajemen bernama Peter Drucker sering mengatakan: Kamu tidak akan bisa mengatur apa yang tidak bisa kamu ukur (You cant managed what you cant measure). Ukuran menjadi kata penting dalam perencanaan program, dengan menggunakan data diukur, maka kita bisa dengan cepat menentukan kebijakan yang perlu diambil."Hal yang sama juga berlaku dalam mengimplementasikan PKB. Kita akan kesulitan meningkatkan kualitas guru jika kita tidak mengetahui posisi kualitas gurunya. Itu sebabnya USAID Prioritas mengembangkan pendekatan praktik berbasis data untuk mengimplementasikan PKB. USAID Prioritas akan membantu kabupaten/kota melakukan pemetaan kualitas guru dengan memanfaatkan data-data, seperti data hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) dan Penilaian Kinerja Guru (PKG).Menurut Pangonal, USAID Prioritas juga akan membantu kabupaten/kota melakukan analisis untuk mendapatkan data-data Analisis Kebutuhan Pelatihan, Analisis Biaya Pelatihan Guru dan Analisis Keuangan Pendidikan. Dari data itu, pemerintah kabupaten/kota dapat merencanakan program yang berkelanjutan dan dengan program ini optimis bisa menyediakan guru-guru berkualitas.Konsultasi Publik Guru Pembelajar (PKB) Kabupaten Labuhanbatu ini dihadiri Manager USAID Prioritas Sumatera Utara Agus Marwan, Kadis Pendidikan Labuhanbatu Sarimpunan, Kepala Bappeda Hobol Zulkifli Rangkuti dan Ketua Dewan Pendidikan Ngampuni Tarigan. (D13/q)


Tag:

Berita Terkait

Sekolah

Lapas Labuhan Ruku Gelar Rapat Bahas Penyaluran Bantuan Sosial Selama Ramadhan

Sekolah

Pastikan Mudik Aman, KAI Divre I Sumut Siagakan 31 Lokomotif dan 73 Kereta Laik Operasi

Sekolah

Bupati Humbahas Ingatkan ASN Bekerja Jujur, Berbuat Terbaik dan Jangan Culas

Sekolah

Siswa SMPN 4 Pematangsiantar Torehkan Prestasi Futsal

Sekolah

Buka Puasa Bersama di Rumah Dinas, Harli Siregar : Kuatkan Iman dan Ketaqwaan di Era Teknologi

Sekolah

Wali Kota Dukung Cap Go Meh 2026, Perayaan Digelar Usai Tarawih untuk Jaga Toleransi