Siswa SMAS Santo Thomas 3 Medan Kunjungan Studi ke BMKG dan Rahmat Gallery

- Rabu, 15 Juni 2016 17:34 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2016/06/hariansib_Siswa-SMAS-Santo-Thomas-3-Medan-Kunjungan-Studi-ke-BMKG-dan-Rahmat-Gallery.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
DIABADIKAN : Siswa/i kelas X dan guru SMAS Santo Thomas 3 Medan diabadikan usai kunjungan studi ke BMKG Medan, Jumat (13/5).
Medan (SIB)- Sebanyak 198 siswa kelas X serta sejumlah guru pendamping SMAS Santo Thomas 3 Medan menggelar kunjungan studi ke BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) Medan, Jumat (13/5).Demikian dikatakan Kepala SMAS Santo Thomas 3 Medan Drs LM Sitohang kepada SIB di Sekolah Jalan Gatot Subroto Gang Banteng, Medan Helvetia, Kamis (9/6).    Menurutnya, kunjungan studi tersebut dimaksudkan untuk menambah ilmu pengetahuan seputar proses citra penginderaan jauh, cuaca dan iklim maupun alat-alat pendukungnya, disamping menambah wawasan para siswa SMAS Santo Thomas 3 Medan terhadap dunia pendidikan serta menumbuhkan semangat peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah.    Dikatakan, sebelum berangkat mereka dipersiapkan berupa materi kegiatan dengan baik sesuai petunjuk yang diberikan guru bidang studi kelak segenap siswa mampu menemukan sendiri hasil pengamatannya tentang BMKG.    Selain itu, katanya, terkait program kunjungan tersebut, pihak sekolah memilki orientasi bahwa siswa harus mengetahui kon disi alam Indonesia dan hal ini penting, mengingat akan memiliki korelasi dengan sikap antisipasi bencana-bencana alam terlebih Indonesia berada di ring of fire.    Humas Ahli Pertama BMKG Pranata menjelaskan, BMKG terus berupaya dengan teknologi yang ada untuk meneliti kondisi alam, baik cuaca dan iklim terutama kegempaan agar terus dikembangkan sehingga berguna bagi masyarakat. Kini masih sulit dipecahkan adalah menyangkut prediksi gempa, karena belum ada penelitian mampu memprediksi terjadinya gempa.Guru Geografi Elfina Simanjuntak SPd mengungkapkan, sekolahnya menyadari pentingnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terkait cuaca, iklim dan geofisika. Melalui kunjungan studi diharapkan bisa memacu semangat siswa/i bahkan tertarik terhadap  bidang BMKG.Pada kesempatan yang ada  beberapa siswa mengajukan pertanyaan terkait Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika dan seluruh siswa juga sangat antusias mendengar penjelasan dari petugas dari masing-masing lokasi.Pada hari yang sama, rombongan kelas X SMAS Santo Thomas 3 Medan juga berkunjung ke Museum "Rahmat International Wildlife & Gallery Medan" di Jalan S Parman Medan bertujuan mendapatkan pengalaman dan ilmu tentang fauna tidak bernyawa dan  telah diawetkan.Dalam kunjungan tadi, para siswa mengetahui jenis hewan dan jenis binatang yang bisa dipelihara sekaligus menambah ilmu pengetahuan dan kecerdasan serta rasa cinta sejarah fauna maupun flora, disamping mempererat tali keakraban antar sesama teman dan guru.Usai kunjungan guru bidang studi terkait mengevaluasi hasil pengamatan siswa yang disusun dalam bentuk karya ilmiah dan mendapat penghargaan untuk tiga kelompok terbaik. (A06/h)


Tag:

Berita Terkait

Sekolah

Lapas Labuhan Ruku Gelar Rapat Bahas Penyaluran Bantuan Sosial Selama Ramadhan

Sekolah

Pastikan Mudik Aman, KAI Divre I Sumut Siagakan 31 Lokomotif dan 73 Kereta Laik Operasi

Sekolah

Bupati Humbahas Ingatkan ASN Bekerja Jujur, Berbuat Terbaik dan Jangan Culas

Sekolah

Siswa SMPN 4 Pematangsiantar Torehkan Prestasi Futsal

Sekolah

Buka Puasa Bersama di Rumah Dinas, Harli Siregar : Kuatkan Iman dan Ketaqwaan di Era Teknologi

Sekolah

Wali Kota Dukung Cap Go Meh 2026, Perayaan Digelar Usai Tarawih untuk Jaga Toleransi