Medan (SIB)- Sebanyak 27 orang siswa kelas X SMA Negeri 1 Kabanjahe dan 3 guru pendamping berkunjung ke Kantor Harian SIB diterima Sekretaris Redaksi Eva Rina Pelawi SSos mewakili Pemred GM Immanuel Panggabean BBA, Sabtu (11/6) di Jalan Brigjen Katamso No 66 AB.Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Kabanjahe Jendakami Tarigan SPd mewakili Kasek Drs Dasly Sembiring MPd mengatakan, kehadiran perwakilan siswa SMAN 1 Kabanjahe untuk menjalin kerjasama mengingat cukup banyak partisipasi SIB untuk kemajuan SMA N 1 Kabanjahe."Kami tidak puas bila siswa/i SMAN 1 Kabanjahe tidak pernah berkunjung ke Harian SIB karena begitu banyak pembaca SIB di keluarga SMAN 1 Kabanjahe dan SIB mampu memotivasi memajukan dunia pendidikan dan pembangunan di Tanah Karo," katanya.Karena itu kunjungan siswa SMAN 1 Kabanjahe ke Harian SIB untuk melihat secara langsung bagaimana proses membuat berita hingga menjadi suatu media yang menjadi idola di SMAN 1 Kabanjahe dan juga masyarakat Tanah Karo.Saksi Tarigan SPd dan Dra Asnawaty br Bangun (Guru Bahasa Indonesia), menambahkan dipilihnya Harian SIB sebagai tempat berkunjung siswa SMA N 1 Kabanjahe, karena SIB merupakan media besar di Sumut. "Begitu banyak masyarakat Sumut mendapat informasi dari SIB khususnya masyarakat Karo, karena isi berita yang mampu membangun dan isi halamannya banyak rubrik yang semuanya untuk mencerdaskan para pembacanya," ujarnya.Diharapkannya, dengan berkunjung ke Harian SIB, para siswa dapat lebih gemar membaca, sehingga mampu menulis dengan baik, tidak ada yang terampil menulis jika tidak gemar membaca, karena itu membaca merupakan litelatur bahasa."Apalagi pelajaran bahasa, semua berbasis teks, tentu teks berkaitan dengan membaca dan media SIB yang kita baca mampu menjadikan kita lebih kreatif, inovatif dan berkarakter ini yang perlu kita tanamkan dan pahami," harapnya.Sementara Eva Rina Pelawi SSos menjelaskan cara kerja Harian SIB hingga dipasarkan kepada pembacanya mulai dari wartawan mencari berita di lapangan, hingga dikirim ke redaksi, diedit kemudian masuk ke percetakan dan dikonsumsi pembacanya.Dijelaskannya, wartawan juga mempunyai pos, walaupun wartawan itu harus bisa bergerak cepat untuk meliput suatu peristiwa. Seperti wartawan kriminal, politik, ekonomi, pendidikan, pemerintah, olahraga, musik yang mempunyai ciri tersendiri sesuai dengan yang diliputnya. "Jadi wartawan di lapangan harus pandai menyesuaikan diri sehingga mampu mendapat berita yang diperlukannya," ujarnya.Hasil berita dari lapangan dikirim ke redaksi, dan redaksi menseleksi seluruh berita yang masuk dan memilih berita yang layak terbit. Bila redaksi menemukan berita yang belum layak akibat kurang konfirmasi, maka berita itu akan diretour dan dikembalikan ke wartawan pembuat berita supaya diperbaiki."Jadi kalau di ACC redaksi terbit, maka berita tersebut akan terus diproses dan masuk ke percetakan hingga berbentuk koran dan didistribusikan kepada pembancanya," katanya.Eva juga meminta kepada para siswa yang berbakat menulis cerpen atau puisi dapat mengirim karya tulisannya ke Harian SIB, dan bila sudah memenuhi kriteria penulisan, pasti akan diterbitkan.Pada kesempatan itu, para siswa juga menyampaikan berbagai pertanyaan untuk memenuhi keingintahuan mereka tentang dunia jurnalistik seperti cara membuat berita.Dalam kunjungan itu para siswa juga memberikan cenderamata berupa "Uis Beka Buluh" ke Harian SIB yang diterima Sekre Eva Rina Pelawi SSos dari Ketua Kelas X Erginta Barus, dan terakhir foto bersama dan melakukan kunjungan ke ruangan unit-unti kerja. (A14/h)