Siswa SMA Santo Thomas 2 Medan Study Sains di Cagar Alam Gunung Sibayak

- Rabu, 15 Juni 2016 17:45 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2016/06/hariansib_Siswa-SMA-Santo-Thomas-2-Medan-Study-Sains-di-Cagar-Alam-Gunung-Sibayak.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
Para siswa SMA St Thomas 2 Medan yang studi alam ke Gunung Sibayak, Berastagi.
Medan (SIB)-  Sekitar 211 orang siswa-siswi kelas X SMA St Thomas 2 Medan mengadakan studi alam ke lokasi cagar alam Geothermal Gunung  Sibayak Berastagi, Sabtu (11/6). Studi ini bertujuan untuk memberikan nuansa belajar berbeda dengan belajar yang lebih kreatif dalam memanfaatkan panas bumi sebagai sumber listrik.Kepala Sekolah Drs Nelson Nababan MSi didampingi Wakasek 1 Bidang Kurikulum Drs J Siboro MSi saat melepas siswa menyampaikan bahwa dalam suatu proses pembelajaran kita harus mampu menggali semua potensi diri dengan belajar kreatif dan berlatih untuk selalu memanfaatkan kesulitan menjadi sebuah peluang untuk lebih maju.Kegiatan ini memang berhubungan dengan materi pembelajaran Kimia tentang minyak bumi dan gas alam. Pembelajaran Fisika tentang kecepatan dan tekanan serta pembelajaran Biologi tentang ekosistem dan keanekaragaman hayati. Para siswa di lapangan diberi penjelasan oleh guru-guru yang langsung menjadi narasumber belajar tersebut. Para siswa juga dibawa langsung ke area keluarnya gas alam yang begitu membuat siswa-siswi tertarik sehingga banyak pertanyaan dan diskusi sangat  bergairah.Sebagai narasumber  guru pembimbing kimia yang mendampingi mereka pada saat itu Sanny Samosir (kordinator), Nova Sihombing dan Linda Simalango serta pembimbing Biologi Marlinda  secara bergantian memandu diskusi ilmiah yang menghubungkan riset tersebut dengan materi pembelajaran di kelas. Ketika turun dari gunung para siswa juga memungut sampah-sampah yang ditinggal oleh para pengunjung untuk menyatakan kepedulian dengan pelestarian alam yang dikordinir  Rafael Bangun, Parulian Manurung dan Jojor Simbolon dengan harapan hal ini menjadi teladan untuk para pengunjung agar peduli tentang kebersihan alam.Kegiatan ini benar-benar dipersiapkan dengan baik dan dalam prosesnya para siswa dilatih merancang sendiri format kegiatan dan mencari dana sendiri untuk pembiayaannya dengan memanfaatkan kemampuan entrepreneurship mereka.Kegiatan berjalan dengan baik dan pada akhirnya setelah proses pembelajaran selesai, para siswa diajak untuk melepaskan lelah, dengan menikmati suasana santai di kaki gunung tersebut sambil mensyukuri kebesaran Ilahi.(A01/ r)


Tag:

Berita Terkait

Sekolah

Lapas Labuhan Ruku Gelar Rapat Bahas Penyaluran Bantuan Sosial Selama Ramadhan

Sekolah

Pastikan Mudik Aman, KAI Divre I Sumut Siagakan 31 Lokomotif dan 73 Kereta Laik Operasi

Sekolah

Bupati Humbahas Ingatkan ASN Bekerja Jujur, Berbuat Terbaik dan Jangan Culas

Sekolah

Siswa SMPN 4 Pematangsiantar Torehkan Prestasi Futsal

Sekolah

Buka Puasa Bersama di Rumah Dinas, Harli Siregar : Kuatkan Iman dan Ketaqwaan di Era Teknologi

Sekolah

Wali Kota Dukung Cap Go Meh 2026, Perayaan Digelar Usai Tarawih untuk Jaga Toleransi