Medan (SIB)- Sebanyak 6 orang lulusan SMA Pencawan Medan diterima di perguruan tinggi nageri (PTN) favorit USU dan Unimed di Medan. Kepala SMA Pencawan Nila Nekodema Barus SPd didampingi PKS Bidang Kurikulum Rehulina Sitepu SPd dan Pembina OSIS SMA Pencawan Edi S Tarigan mengatakan, keenam siswa lulusan SMA Pencawan tersebut merupakan siswa terbaik yang berprestasi sejak kelas X dan terus ditingkatkan hingga kelas XII.Dikatakan, keenam lulusan yang diterima di USU dan Unimed tersebut adalah Ariyanti Agustina Sitepu (Jurusan Fisika USU/Bidikmisi) Novita Windasari Br Sembiring (Jurusan Teknik Listrik-Polmed USU) Novita Sari Br Ginting (Jurusan Administrasi Bisnis Polmed-USU) Erlina Br Siagian (Jurusan Agrobisnis Kelapa Sawit Politeknik Kimia Industri USU) Astriana Sagala (Jurusan Mekanika Politeknik Kimia Industri USU) dan Ricard Tampak Ginting (jurusan Seni Musik Unimed).Penasehat Yayasan Pendidikan Nasional Pencawan Medan Ruben Tarigan SE, yang juga Wakil Ketua DPRD Sumut mengatakan, prestasi itu adalah hasil kesungguhan dan ketekunan siswa dan guru dalam proses belajar mengajar di SMA Pencawan Medan, sehingga mereka diterima masuk di PTN favorit di Medan terutama yang mendapat Bidikmisi, yaitu beasiswa dari pemerintah RI. Selama masih kuliah, hingga lulus (sarjana) seluruh biaya termasuk uang kuliah, uang makan dan akomodasi ditanggung oleh pemerintah." Saya selaku Dewan Penasehat merasa bangga dengan prestasi yang telah diperoleh siswa/ i Perguruan Pencawan Medan, " tambah Ruben Tarigan.Sementara Nila Nekodema Barus menjelaskan, SMA Pencawan Medan yang didukung dengan Lab IPA (Kimia, Fisika dan Biologi) dan Lab Komputer yang dilengkapi dengan internet, juga menggalakkan olahraga seperti, futsal, voli, bulu tangkis dan tenis meja.Seorang orang tua siswa, Mika Yola Surbakti dari Desa Kuta Buluh-Karo mengatakan, kegiatan yang sangat menarik di SMA Pencawan Medan ialah, adanya Diklat TOT Pencegahan Dini Penyalahgunaan Narkoba, dimana siswa-siswi baru kelas X, akan mengikuti kegiatan Diklat tersebut dengan penceramah yang didatangkan langsung dari BNN Pusat, BNN Provinsi, Poldasu dan Dinas Pendidikan Provinsi. Dengan Diklat ini, maka semua siswa SMA Pencawan Medan sudah mengerti dan dapat terhindar dari bahaya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba, katanya. (Rel/R4a/c)