Tebingtinggi (SIB)- Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM mengatakan, sebaiknya komite sekolah dalam mengambil keputusan melibatkan orang tua murid. Dalam pendidikan dibutuhkan ketransparanan dan untuk itu diperlukan keterlibatan orang tua secara langsungDemikian disampaikan wali kota saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Komite Sekolah bersama Dewan Pendidikan se Kota Tebingtinggi Selasa (2/8) di gedung Balai Kartini dengan menghadirkan pembicara Prof DrLahmudin Lubis MEd, dengan mengambil thema "Peran Masyarakat Dalam Penguatan Pendidikan dan Moralitas Agama di Sekolah.""Undanglah semua orang tua murid setiap kali Komite ingin menyosialisasikan kebijakan yang diambil, misalnya soal pengadaan seragam baju sekolah, tidak mesti atau wajib murid beli di sekolah, kalau beli di luar lebih murah silakan, jangan dilarang-larang," ujarnya.Di kesempatan tersebut, Umar yang tinggal hitungan hari menjabat wali kota menegaskan agar jangan ada unsur pemaksaan, apalagi dengan ancaman terhadap anak muridnya untuk membeli kebutuhan sekolah, "Ini bukan lagi jamannya ancam-mengancam siswa, ingat tidak semua orang tua murid berkemampuan sama," jelasnya."Demikian juga masalah PKL yang selalu saya menerima pengaduan dari orang tua murid, karena biayanya mahal, terutama yang di SMK, jika biaya mahal PKL di luar daerah, cukup melakukannya di Tebingtinggi saja, tidak perlu keluar daerah yang akan menjadi beban para orang tua," ujarnya."Kondisi saat ini hubungan antara orang tua dan anak, terjadi secamam distorsi, karena kurangnya komunikasi yang baik orang tua dan anak dengan berbagai alasan kesibukan bekerja dan akhirnya anak mencari jalannya sendiri-sendiri apa keinginannya, dan banyak terpengaruh pelariannya ke narkoba dan ini memperihatinkan kita. Kondisi ini jangan lagi diperparah di sekolah," ujarnya. Pada kegiatan tersebut Prof Dr Lahmuddin Lubis MEd memberikan hadiah buku hasil karyanya kepada Wali kota H Umar Zunaidi Hasibuan. (C20/ r)