Sidikalang (SIB)- Kehadiran seluruh orang tua siswa ke sekolah anaknya, bukan lagi hanya karena prestasi dan kenakalan, namun menjadi motivasi serta pemberian berbagai masukan guna pengembangan minat belajar. Selain itu, kehadiran orang tua juga diharapkan dapat menambah kontrol terhadap studi anaknya sendiri.Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi Dra Rosema Silalahi pada acara workshop penguatan kemitraan pendidikan keluarga, Senin (19/9) di ruang aula SMKN 1 Sitinjo. Workshop tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Dairi, Benpa Hisar Nababan, Kepala SMKN 1 Sitinjo Hasoloan Sitanggang SPd, para orang tua siswa, guru-guru dan para siswa sekolah itu."Workshop penguatan kemitraan pendidikan keluarga akan mendorong minat belajar siswa, dimana orangtua turut serta dalam pendidikan sekaligus membantu Bapak/Ibu guru untuk mengatasi masalah-masalah yang ada pada siswa," ujar Rosema.Diharapkan Rosema, kekurangan peran orang tua dalam mendampingi anak dapat menyebabkan hal-hal negatif dan kenakalan remaja serta narkoba, sehingga dibutuhkan keakraban orang tua dan guru untuk peningkatan mutu belajar anak. Menurutnya, era globalisasi saat ini terlihat adanya masalah pada orang tua dengan berbagai alasan. Selain sibuk mencari nafkah orang tua terlalu mengartikan penyekolahan anak sebagai penyerahan sepenuhnya terhadap sekolah."Kepedulian orang tua, seharusnya paham terhadap perubahan kurikulum, mengetahui tujuan dan cita-cita anak yang didukung dengan pemnberian arahan di rumah. Selaku orang tua, kita tidak boleh berprinsip bayar sekolah mahal, dengan menitipkan anak dijaga guru atau sekolah," pintanya.Hasoloan Sitanggang SPd menyebutkan workshop tersebut melibatkan orang tua siswa dan para guru untuk menyatukan persepsi sesuai dengan tupoksi masing-masing. Karena pendidikan Keluarga ini mencakup pemahaman tentang konsep kemitraan keluarga, peran pelaku pendidikan dan menyiapkan sumber daya manusia yang berdaya guna."Saya merasa bangga dengan adanya pendidikan keluarga ini. Besar harapan kami, melalui pendidikan keluarga ini orangtua siswa tidak sungkan-sungkan lagi datang ke sekolah untuk bermitra dan sebagai insfirator tanpa melihat waktu dan masalah. Selama ini kehadiran orangtua ke sekolah karena ada panggilan menyangkut adanya prestasi siswa, rapat komite, masalah siswa," ujarnya.Sitanggang juga berharap, dengan kemitraan tersebut dapat menambah motivasi terhadap orang tua dan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. "Dengan kemitraan ini, pendidikan di Dairi semakin cemerlang terkhusus SMK Negeri 1 Sitinjo. Kalau selama ini jumlah siswa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri dengan jalur undangan hanya 5 orang, namun tahun depan semakin bertambah," pintanya. (B06/ r)