Sei Kepayang (SIB) -Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Sei Kepayang Barat Kabupaten Asahan terendam air banjir setinggi 15 centimeter, disebabkan pasang besar air laut yang terjadi di daerah tersebut.Amatan SIB, Selasa (18/10), beberapa rumah warga, kantor pemerintah dan sekolah juga terkena banjir, dampak dari sungai yang tidak mampu membendung pasang besar air laut, hingga meluap ke permukiman masyarakat. Kantor Upt Disdik Sei Kepayang Barat yang berdampingan dengan SD N 010015 Desa Sei Serindan merupakan salah satu yang terkena dampak banjir dan tergenang air setinggi 15 Cm, pegawai staf dan guru terpaksa menghentikan kegiatan, karena harus membersihkan ruangan kantor dan sekolah.Upt Disdik Sei Kepayang Barat, Dra NH Manurung kepada SIB mengatakan, selama dua bulan terakhir, banjir sering terjadi di daerah tersebut, terlebih di saat pasang besar air laut yang sering terjadi belakangan ini, "Dalam dua bulan ini, kantor sering tergenang air akibat kondisi pasang yang tidak menentu belakangan ini," katanya di sela-sela membersihkan ruangan.Menurutnya, banjir seperti ini berdampak negatif ke sebagian besar daerah yang berdekatan dengan sungai se-Kecamatan Sei Kepayang Barat. "Daerah yang dekat dengan sungai pasti mengalami banjir yang sama, lebih parahnya, anak sekolah harus terganggu belajar karena sekolahnya tergenang air," ucapnya mengingat sudah ada keluhan dari sekolah yang mengalami banjir dan terpaksa meliburkan sekolah.Ditambahkan, warga setempat dan orang tua siswa berharap ada solusi dari pemerintah daerah agar banjir seperti ini tidak terjadi, karena sudah berdampak negatif terhadap masyarakat terutama bagi anak-anak yang sekolah di daerah yang terkena dampak banjir. "Kami berharap ada solusi dari pemerintah daerah, supaya anak-anak bisa sekolah dan belajar dengan baik," katanya penuh harapan. (RS/D20/d)