Medan (SIB) -Konsul Amerika Serikat untuk Pulau Sumatera mendukung deklarasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di Yayasan Pendidikan (YP) Parulian Medan, Kamis (27/10). Gerakan ini akan memberikan manfaat kepada 3444 dari 17 Sekolah YP Parulian di Medan, Toba Samosir dan Dairi."Parulian merupakan lembaga pendidikan swasta pertama di Sumut yang telah mendeklarasikan program literasi. Program ini akan membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan membaca mereka dan meningkatkan kesenangan membaca. Semakin baik kemampuan membaca yang dimiliki siswa , maka semakin baik pula kemampuan mereka untuk belajar. Saya berharap sekolah dan lembaga pendidikan lain juga ikut meluncurkan Program Literasi,"kata Juha P Salin, Konsul Amerika Serikat untuk Pulau Sumatera.Program USAiD's Prioritizing Reform, Information, Oportunities For Reaching Indonesia's Teacher, Administrator, Ant Student (USAID Prioritas) adalah program lima tahun yang didesain untuk membawa layanan pendidikan yang berkelas dunia kepada siswa di Indonesia. Sejak 2012, USAID PRIORITAS telah bekerja di 15 Kabupaten/Kota di Sumut untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar. Program ini telah menyediakan dukungan teknis untuk meningkatkan mutu guru dan manajemen sekolah di total 1955 SD, SMP dan Madrasah, dan telah melatih lebih dari 15.900 pendidik. Pemerintah Daerah juga menerima dukungan koordinasi, perencanaan program dan keuangan untuk layanan pendidikan, terutama untuk mengatur pendistribusian guru.Pada tahun 2016, UDAID Prioritas mendukung YP Parulian melalui program diseminasi. Sebanyak 99 dari SD dan SMP Parulian telah dilatih pembelajaran aktif (active learning). Pelatihan ini membantu YP Parulian menyediakan layanan pendidikan bermutu. "Sebagai salah satu lembaga pendidikan tertua di Sumut, kami memiliki tanggung jawab mendidik generasi muda lebih memiliki keterampilan literasi untuk mendukung pembangunan nasional. Kami juga ingim menginspirasi sekolah lain di Sumut untuk membangun budaya literasi. Kami optimis, tanggung jawab itu bisa kami lakukan dengan lebih baik dengan dukungan USAID Prioritas,"ungkap Ketua YP Parulian Sopar Siburian.Di Sumut, Prioritas bekerja di 15 daerah (Medan, Langkat, Binjai,Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebingtinggi, Tanjungbalai, Labuhanbatu Utara, Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Sibolga dan Nias Selatan) dan dua Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) yaitu Universitas Negeri Medan (Unimed) dan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).USAID Prioritas merupakan salah satu program pendidikan di Indonesia yang membantu individu, organisasi dan lembaga untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan kemampuan untuk mendukung pembangunan yang sedang berlangsung. (A22/c)