Air Joman (SIB) -Kerap melakukan pengutipan, sejumlah wali murid SD Negeri 010250 minta Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP untuk mencopot Kepala Sekolah Dasar Negeri No 010250 Kelurahan Binjei Serbangan Kecamatan Air Joman.Permintaan itu disebutkan ibu D, salah seorang wali murid kepada SIB, Sabtu (12/11) bahwa Kasek SDN 010250 tersebut melalui guru kelas, kerap melakukan pengutipan uang terhadap siswa di sekolah itu."Dengan mencari momen hari besar, pengutipan tersebut tentunya mengkambinghitamkan hari-hari besar. Seperti Hari Pahlawan baru-baru ini, seluruh siswa dibebankan agar membawa uang Rp10 ribu guna memberi cinderamata kepada salah seorang guru yang akan pensiun di sekolah itu," ujar ibu D.Menurut ibu D, pengutipan uang itu ditulis di buku penghubung (BP) siswa karena anak ibu D masih duduk di kelas 1. Jika tidak membawa uang lanjut ibu D, anaknya diancam akan diberi nilai rendah.ZH (49) juga seorang wali murid SDN 010250 mengatakan, bukan soal pengutipan saja, bahkan Kasek SDN tersebut menugaskan salah seorang guru honor berjualan permen dan jajanan anak-anak di ruangan perpustakaan sekolah itu. ZH menambahkan, Kepala SDN 010250 tersebut diduga membuat seorang petugas secara fiktif atas nama Syafrinal selama 3 tahun. Padahal Syafrinal adalah anak kandung Kepala SDN 01025, namun tidak berdomisili di Asahan.Kepala SDN 010250 Rosana SPd saat dikonfirmasi di kantor sekolah tersebut, Sabtu (12/11) membenarkan adanya pengutipan uang tersebut. Namun sudah ada rapat dengan sejumlah wali murid. Soal petugas di perpustakaan, Rosana membantah adanya petugas fiktif. "Nama Syafrinal bukan satu saja," ujarnya sembari megucapkan "Lain waktu kita jumpa lagi." (D05/h)