Medan (SIB)- Puluhan siswa-siswi umat Buddha Yayasan perguruan (YP) Sultan Iskandar Muda, Jalan T Amir Hamzah, Gang Bakul, Kecamatan Medan Sunggal menggelar perayaan Magha Puja yang merupakan salah satu hari besar agama Buddha, Minggu (12/3). Kegiatan ritual persembahan puja bhakti Magha Puja yang digelar di pendopo dan Vihara yang berada di lingkungan sekolah itu, dipimpin oleh Bhikkhu Punnajato Thera, Bhikkhu Viriya Dhammo dan Bhikkhu Suppasanno.Bhikkhu Punnajato Thera dalam ceramah dhammanya mengatakan, Maga Puja adalah perayaan untuk memperingati momen penting ketika 1250 Bhikku Arahat (suci) dari berbagai penjuru, yang tanpa diundang, secara bersamaan datang menghadap kepada Guru Agung Sang Buddha."Kedatangan para bhikkhu arahat itu tanpa rencana sebelumnya, namun dalam waktu bersamaan bisa berkumpul di sebuah hutan bambu tempat Sang Buddha berada. Pada saat itulah, kemudian Sang Buddha memberikan dhamma penting yang merupakan inti atau pokok ajaran Buddha, di antaranya tidak berbuat jahat, berbuat kebajikan, dan mensucikan batin,'' kata Punnajato.Dalam pertemuan itu sebut Punnajato, Sang Buddha juga membeberkan ajaranNya yaitu: kesabaran adalah cara praktek yang tertinggi, tujuan dalam agama Buddha yang paling tinggi adalah nibbana yang bisa direalisasikan selagi kita masih hidup."Nibbana itu bukan surga, tapi bisa direalisasikan selagi kita masih hidup, bukan sesudah kita meninggal," paparnya.Sementara itu salah satu Guru Agama Buddha YP Sultan Iskandar Muda, Segri menyatakan, kegiatan Magha Puja yang mengundang Bhikkhu Sangha itu baru pertama kalinya dilaksanakan pihak sekolah. "Setiap tahun sebelumnya kita hanya melakukan kebaktian biasa di hari Magha Puja. Saat Waisak dan Kathina yang kerap mengundang Bhikkhu Sangha," ucap Segri.Segri menambahkan, kegiatan perayaan Magha Puja di lingkungan sekolah YP Sultan Iskandar Muda juga dirangkai dengan berdana makanan untuk Bhikkhu sangha oleh siswa/i dan bakti sosial donor darah yang dilaksanakan bersama Unit Transfusi Darah (UTD) RS H Adam Malik Medan."Melalui berdana makanan dan donor darah yang kita laksanakan kiranya bisa berbuah karma baik di perayaan Magha Puja pada tahun ini. Intisari yang bisa diambil oleh siswa kita dari kegiatan ini adalah berbuat kebajikan," ungkap Segri.Sementara itu, Ketua Dewan Pembina YP Sultan Iskandar Muda, dr Sofyan Tan melalui Ketua Yayasan Finche SE MPsi mengapresiasi kegiatan keagamaan dan donor darah yang dilaksanakan pihak sekolah khususnya guru dan siswa umat Buddha. Untuk itu, Finche SE mengingatkan siswa untuk senantiasa selalu melakukan perbuatan baik di setiap kesempatan.Menurutnya, momen Magha Puja salah satu dari empat hari besar umat Buddha. Tiga lainnya adalah Tri Suci Waisak, Kathina, dan Asadha merupakan kesempatan baik bagi siswa untuk menanam ladang kebajikan."Mari kita menanam jasa kebajikan dengan berdana, menjaga sopan santun (sila), melatih konsentrasi (Samadi), dan memiliki kebijaksanaan," kata dia.Finche mencontohkan, orang bisa berdana dengan memberikan maaf kepada orang lain melalui pikiran, berdana dengan mendoakan semoga semua makhluk hidup berbahagia, berdana melalui tenaga sesuai kekuatan yang ada. "Mari kita isi batin kita dengan cinta kasih dan kebahagiaan," pesan Finche. (A12/f)